6 cerita menginspirasi singkat yang bisa membuat semangat

6 Cerita Menginspirasi Singkat Yang Bisa Membuat Semangat

Spread the love

Cerita Menginspirasi Singkat – Salah satunya langkah untuk memperoleh motivasi pada diri dengan membaca kisah inspiratif seseorang. Beberapa cerita itu dapat disebut cuman dipunyai oleh sedikit orang. Tetapi bila kalian mempunyai sukses secara betul dan sanggup menjadi satu diantara orang yang bisa memberi ide di lingkungan sekitaran bahkan juga dunia.

Karena itu cerita yang kalian punyai akan sanggup dipakai untuk contoh seseorang. Meraih kesuksesan memang perlu waktu bahkan juga penuh akan perjuangan. Menghargakan tiap proses, sabar dan tidak mudah menyerah ialah beberapa kunci untuk dapat sukses.

Tetapi tidak semuanya orang sanggup mempunyai beberapa kunci itu. Oleh karena itu seharusnya berikan pemikiran positif bila sukses perlu usaha keras, sabar dan tidak mudah menyerah.

Supaya kalian akan makin memahami apa cerita ide punya orang yang lain dapat dijadikan motivasi dan semangat hidup. Berikut pembahasan secara lengkap

Kisah Inspiratif

6 Cerita Menginspirasi Singkat

1. Penuh Kerja Keras dan Pantang Berserah Sampai Terciptalah KFC

Narasi yang pertama datang dari restaurant makanan cepat sajian yang hingga saat ini gampang kalian dapatkan yakni KFC. Dibalik kesuksesan KFC sampai sekarang ini disimpan sebuah narasi yang menjadi ide kita semua.

Restaurant makanan cepat sajian seperti KFC tidak ada bila saja kolonel Sanders berserah dalam kehidupannya. Ya kolonel Sanders ialah orang yang mendapati resep gurih ayam goreng punya KFC yang hingga saat ini dapat kalian cicipi secara mudah.

Di tahun 1955 ada seorang pensiunan tentara yang hidup dengan uang pensiunannya. Tetapi dengan uang pensiunan yang didapat oleh kolonel Sanders itu tidak cukup buat hidupnya setiap hari.

Kolonel Sanders mulai berpikir adakah satu hal yang dapat dipasarkan tanpa keluarkan biaya kecil bahkan juga termasuk gratis. Lantas rekan kolonel Sanders berbicara bila dianya mempunyai sebuah resep ayam goreng yang demikian sedap saat dicicipi.

Lalu kolonel Sanders ambil langkah awalannya dengan tinggalkan tempat tinggalnya dan memulai tawarkan resep yang dia punyai. Diperjalanan usaha tawarkan resep ayam goreng yang dipunyai oleh kolonel Sanders tidak selamanya mempunyai keringanan tanpa kendala.

Banyak restaurant yang menampiknya, bahkan juga ada sekitaran 1009 restaurant menolah resep ayam goreng punya kolonel Sanders. Beberapa pemilik restaurant memberi komentar pedas pada kolonel Sanders berkaitan dengan resep yang dipunyainya.

Mereka memberi komentar bila resep kolonel Sanders gampang dibikin mirip menambahkan ayam dengan tepung dan garam. Beberapa pemilik restaurant yang menampik resep ayam goreng punya kolonel Sanders berbicara bila ayam goreng dapat dibikin oleh semuanya orang.

Walau memperoleh penampikan untuk penampikan tidak membuat kolonel Sanders berserah demikian saja hingga ada satu restaurant memberikannya peluang. Sejak saat itu ayam goreng punya kolonel Sanders lebih terkenal bahkan juga sampai sekarang ini.

Pesan dari cerita kolonel Sanders ialah tidak mudah menyerah dan sealu usaha penuh kepercayaan ialah kunci. Semua bakal ada jalan bila kita usaha, tidak mudah menyerah, percaya dan berdoa. Tetapi semua akan stop tidak bakal ada jalan bila kita berserah pada kondisi.

Kegigihan kolonel Sanders pantas dapat acungan jempol. Walau tidak tercipta dari keluarga pelaku bisnis, atau mempunyai ketrampilan usaha. Dengan semangat dan taktik yang pas karena itu KFC dapat besar semacam ini. Panduan untuk jadi edan tetapi memetik keberhasilan ini dapat Grameds lihat di “Bego tetapi Bejo Buku Edan Sukses Usaha Tanpa Ijazah” yang menjelaskan panduan rencana usaha sampai membuat helai SOP untuk pegawai.

2. Sebuah Lompatan Yang Mengganti Segala hal

Dikisahkan ada sebuah kotak, di mana kotak itu rupanya didalamnya ada satu ekor belalang. Rupanya belalang itu telah ada dalam kotak itu dengan periode saat yang berlama-lama.

Satu hari belalang itu sudah sukses keluar. Karena telah keluar kotak yang sejauh ini mengungkungnya. Belalang itu berasa penuh kebahagiaan dianya, pada akhirnya yang sejauh ini dia tunggu terwujud juga.

Kebahagiaan yang belalang punyai diespresikan melalui lompatan yang dilakukan ke sana-kemari. Sampai satu saat dia berjumpa dengan temanan belalang yang lain. Di mana belalang yang dia jumpai rupanya sanggup lakukan lompatan yang lebih tinggi serta lebih panjang.

Belalang yang dulunya dalam kotak ingin tahu apa rahasia yang dari lompatan tinggi dan panjang dari belalang yang lain. Dengan penuh rasa ingin tahu dan keberanian pada akhirnya belalang yang semula dalam kotak itu menanyakan ke temanan yang lain.

“Apa yang membuat kamu dapat melonjak semakin tinggi serta lebih jauh dari saya, walau sebenarnya bila disaksikan dari umur dan ukuran badan kita tetap sama, apa rahasianya ,?” Bertanya belalang dengan rasa ingin tahu. Dengan pengucapan itu temanan belalang yang lain berasa bingung dan memulai menjawab.

“Sejauh ini kamu di mana, telah selayaknya belalang yang ada di alam bebas dapat lakukan apa yang saya kerjakan ini,” jawab belalang dengan lompatan jauh barusan. Saat itu juga jawaban itu membuat sadar belalang yang terlepas dari kotak mulai tersadarkan.

Dia berasa kelamaan berserah dengan kondisi, menghabiskan waktu, tidak optimis dan penuh ketakutan untuk coba.

Tahukah kalian bila keadaan belalang dalam kotak itu sering kita alami. Di mana ketidakberhasilan, perkataan, cemoohan, tanpa support seseorang dan ada banyak kembali sering kita alami. Kita seringkali mengendalikan diri dan tidak berani coba karena tidak ada support di luar.

Kita terlampau terdiam pada perkataan seseorang dan memulai mengganti sudut pandang kita seolah-olah apa yang belum kita coba pasti memperoleh hasil yang jelek. Hingga saat ada seseorang dapat kita awali ingin tahu apa rahasianya.

Walau sebenarnya keberanian, tidak mudah menyerah, sabar dan semangat dalam kondisi apa saja ialah faktor-faktor yang dapat membuat kita jadi lebih dekat sama gerbang keberhasilan, lho. Yok ganti sudut pandang kita agar semakin berani dalam ambil langkah pertama lebih dekat sama kata sukses.

Maka janganlah takut untuk ambil resiko. Terkadang jika tidak coba, kita tidak tahu akan hasilnya. Sama seperti yang dicatat oleh Nicholas Marpaung di buku “Kancil Loncat Meloncat Lebih Tinggi”. Buku ini menerangkan supaya kita harus berani “nyebur” dan tidak boleh pilih-memilih dalam tugas supaya bisa meraih keberhasilan yang diharap.

3. Buah Kebaikan

Satu hari dikisahkan ada sebuah rumah di tengah-tengah rimba yang ditempati dengan seorang ibu dan anak. Anak dari ibu itu termasuk masih juga dalam umur kecil. Di saat selanjutnya anak itu ada di pelataran rumah untuk bermain.

Di saat yang bertepatan hadirlah satu ekor rusa. Rusa itu usaha masukkan tanduknya ke baju si anak kecil barusan. Hingga anak kecil itu seperti terangkut di atas sundul rusa. Saat itu juga anak itu ketakutan pada rusa dan menangis sekalian berteriak panggil ibunya.

Secara refleks si ibu keluar rumah dan memulai menyaksikan yang terjadi. Tidak diduga anak itu telah dibawa lari ke rimba oleh rusa. Si ibu semaksimal mungkin usaha memburu rusa itu masuk ke rimba.

Tetapi sampai dalam rimba, anak kecil yang dibawa rusa itu telah ada di tempat rumput-rumputan luas dan bermain seperti umumnya. Si ibu demikian berbahagia sudah mendapati anaknya dan memulai menggendong anaknya.

Mereka kembali pulang ke rumah yang ditempati. Tetapi apa yang terjadi, rupanya rumah itu sudah terkena oleh pohon besar. Tentu saja keadaan rumah itu jadi rata luluh rantak. Si ibu mulai berpikiran bila dia masih dalam tanpa memburu si anak apa yang bisa terjadi kepadanya.
Saat itu juga dia ingat pada sekian tahun awalnya dia selamatkan anak rusa dari sasaran pemburu. Ibu itu tutupi anak rusa dengan beragam jenis kain supaya tidak kedapatan oleh beberapa pemburu. Saat beberapa pemburu telah tidak ada pada tempat itu, si ibu mulai ambil kain yang tutupi rusa dan memulai melepas rusa itu ke rimba.

Tanpa diduga bila rusa yang bawa anaknya barusan ialah anak rusa yang sudah dia menyelamatkan dahulu. Seolah-olah anak rusa itu usaha untuk berterima kasih ke si ibu dengan bawa anaknya lari ke rimba untuk selamatkan keluarga ibu dari hatman pohon roboh.

Dari peristiwa itu ibu berbicara ke si anak bila menolong semua makhluk ciptaan Tuhan walau sekecil apa saja nantinya tetap kembali dalam diri kita.

Dari narasi kecil itu kita bisa juga belajar bagaimana keutamaan untuk menolong makhluk Tuhan tanpa membandingkan hal apa saja. Karena semua benih kebaikan yang kita berikan nantinya akan kita tuai di masa datang.

Bila tidak kita yang memetik, kemungkinan yang hendak memetik ialah anak cucu kita nantinya. Tidak rugi untuk menolong ciptaan Tuhan. Oleh karenanya tidak boleh sangsi untuk membagikan kebaikan sama seperti yang diringkas di buku “Chicken Soup For The Soul – Share Kebaikan”. Buku ini membagi 101 kisah inspiratif yang menghangatkan dan memberikan inspirasi.

4. Tidak boleh Buang Waktumu Untuk Mengeluhkan

Pada suatu dusun hidup seorang intelektual, di mana tiap hari intelektual itu terima keluh kesah yang disampaikan oleh beberapa masyarakat dusun. Hal itu terus berkali-kali sampai membuat intelektual lakukan sebuah perlakuan.

Dia mulai kumpulkan semuanya orang dusun dan bercerita sebuah gurauan. Semuanya orang saat ketawa dengan gurauan yang ditampilkan intelektual itu. Hari ke-2 intelektual kembali kumpulkan beberapa orang dusun kembali.

Intelektual tersebut bercerita gurauan yang serupa dengan hasil akhir beberapa warga dusun jadi ketawa terbahak. Hari saat intelektual kembali bercerita gurauan yang serupa. Tetapi tanggapan yang diberi oleh warga dusun sedikit berlainan dari 2 hari kemarin.

Salah satunya warga dusun mulai menanyakan mengapa intelektual membacakan narasi gurauan yang serupa. Mereka berasa jemu dengan gurauan yang serupa dan dibacakan oleh intelektual itu.

Intelektual juga menjawab dengan sedikit kalimat “bila pada gurauan yang serupa kalian dapat jemu dan tidak dapat ketawa kembali, tetapi mengapa dengan permasalahan yang serupa tetap dapat untuk kamu menangis,”

Maknanya warga dusun itu terlampau pikirkan satu permasalahan dalam kehidupannya tanpa cari jalan keluar. Yang mereka hanya mengeluhkan, mengeluhkan dan mengeluhkan tanpa perlakuan.

Tanpa sadar kita kerap seperti beberapa warga dusun yang menyukai mengeluhkan pada permasalahan yang di temui. Bahkan juga kita sering fokus pada permasalahan bukan bagaimanakah cara untuk menyelesaikannya.
Perihal ini pula yang membuat kita masih tetap ada diposisi yang serupa. Bila kemungkinan kita berani berusaha untuk menuntaskan permasalahan. Karena itu mungkin rutinitas mengeluhkan tidak ada pada diri kita.

Mari mulai saat ini coba agar semakin banyak cari jalan keluar permasalahan dibanding berpusing riang pada persoalan yang dirasakan dan tidak pikirkan bagaimanakah cara menyelesaikannya.

5. Sela Kecil Pada Kepompong Kupu-kupu

Satu hari ada seorang pria mendapati kepompong kupu-kupu. Dia selanjutnya membawa pulang untuk menyaksikan bagaimana perubahan yang sudah dilakukan oleh kupu-kupu dalam kepompong itu. Selang beberapa saat kepompong itu mulai memperlihatkan sela.

Sesudah beberapa saat selanjutnya kupu-kupu dalam kepompong mulai keluarkan sayap secara perlahan-lahan. Tetapi siapa kira pada proses itu, kupu-kupu mulai alami persoalan yakni sayapnya terbelit karena sela yang ada di kepompong hanya dalam ukuran kecil.

Pria yang memperhatikan perubahan kupu-kupu itu mulai berusaha untuk menolongnya. Dia ambil perlakuan untuk melebarkan sela pada kampong itu. Akhirnya kupu-kupu barusan dapat keluar tanpa masalah.

Tetapi tidak diduga bila permasalahan baru kembali tiba pada kupu-kupu itu. Sayap yang kupu-kupu punyai jadi kurang kuat dan tidak dapat mengemas. Rupanya kesalah terjadi saat pria itu mulai membuat sela yang semakin besar pada kepompong.

Siapa kira bila proses masalah yang dirasakan oleh kupu-kupu saat keluarkan sayap yang dipunyai adalah langkah Tuhan untuk ada cairan dari badan ke sayap.

Bila disaksikan dari segi kupu-kupu kita bisa juga memperoleh pesan kepribadian yakni apa saja persoalan atau rintangan yang ditemui seharusnya tuntaskan dengan tenaga individu. Memang benar kadang ada orang yang punya niat baik menolong.

Terima saja kontribusi mereka tanpa menyebalkan, tetapi ingat bila dirimulah yang dapat menuntaskan persoalan itu. Kontribusi seseorang hanya dorongan kecil yang hendak perkuat langkahmu.

Namun tetap saja semua kembali ke diri kamu sendiri. Dibalik tiap halangan tentu ada jalan keluar. Tentu saja tiap halangan atau permasalahan bisa juga memberi evaluasi, pengalaman dan keberanian. Apa saja permasalahannya, teruslah berbahagia supaya Grameds dapat mendapati jalan keluarnya sama seperti yang dicatat pada buku “Langkah Masih tetap Berbahagia Saat Hidup Penuh Permasalahan”. Buku ini berisi langkah baik menangani depresi supaya pemikiran kembali konsentrasi.

6. Belajar Dari Lubang Paku

Kisah inspiratif selanjutnya ialah mengenai seorang anak yang mempunyai keadaan temperamen yang demikian jelek. Lantas dia diberi sebungkus paku yang dari ayahnya. Ayahnya berbicara bila anak itu sedang pada keadaan geram dia harus memukul paku ke pagar.

Hari awal dia menanamkan paku sekitar 37. Tetapi seiring waktu berjalan paku yang dia tusukkan ke pagar mulai menyusut. Sampai di suatu waktu dia sukses tidak menanamkan paku ke pagar.

Kesuksesan yang dia kerjakan dikisahkan ke ayahnya. Si ayahnya mulai memberi perintah kembali untuk mengambil semua paku yang dia tusukkan di pagar awalnya. Lantas saat anak itu sudah menuntaskan pekerjaannya, dia kembali bercerita ke ayahnya.

Lalu ayahnya ajaknya keluar untuk menyaksikan pagar itu dan berbicara “bagus nak kamu telah menuntaskan pekerjaanmu secara baik. Kamu telah sukses kuasai rasa kemarahanmu juga. Tetapi bagaimana dengan pagar itu tetap ada lubang yang masih ada dari tancapan paku itu?” Bertanya si ayah ke anak.

Lalu ayah itu mulai memberi keterangan ringkas dengan berbicara “lubang paku ini ibarat kemarahan yang kau lontarkan ke seseorang naik. Kemungkinan kau sukses mohon maaf padanya dan tidak akan mengulangnya. Tetapi apa cedera yang hendak mereka terima dapat secara cepat pulih?” Sebut ayah itu.

Dari narasi itu kita dapat belajar bila perkataan dan perlakuan yang dilandasi oleh rasa kemarahan hanya akan memberi sisa cedera ke seseorang. Walau mereka mengucapkan maaf ke kita saat keinginan maaf kita lontarkan.

Tetapi apa kita dapat jamin cedera yang mereka alami dari perkataan atau perlakuan yang kita kerjakan atas dasar kemarahan dapat pulih, kemungkinan tidak. Bukan bagaimanakah cara mereka memberi perkataan pengampunan ke kita.

Tetapi bagaimana kita mengontrol emosi sampai tidak sakiti seseorang. Kemungkinan lidah adalah anggota badan yang termasuk tidak membunuh seseorang. Namun perkataan yang keluar mulut kita kadang adalah senjata yang sakiti seseorang tanpa kita ketahui.

Oleh karena itu mengatur emosi ialah kunci tidak untuk sakiti orang sekeliling kita. Semua perlu tahapan, tetapi bila kita usaha tentu saja hasil pengaturan emosi pada diri akan lebih gampang terwujud.

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: