Felita Sukanti

8 tahun cerpenmu

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 1)

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 1) Cerpen Karangan: Felita SukantiKategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih Lolos moderasi pada: 2 June 2022 Suara ini sering terdengar dan hampir tidak pernah absen. Suara mesin pengaduk, memotong adonan empuk, oven berbunyi, ah, suara yang menemani sejak kecil. Aroma adonan matang yang membludak, bau …

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 1) Selengkapnya »

8 tahun cerpenmu

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 2)

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 2) Cerpen Karangan: Felita SukantiKategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih Lolos moderasi pada: 2 June 2022 Ana tiba di rumah sakit.“Permisi, di sini ada pasien atas nama Ibu Enggar?” tanya Ana pada perawat di meja administrasi.Perawat itu mengetik sesuatu.“Pasien atas nama Enggar, tidak ada, Dik.”“Eh? …

Cerpen Harta Berharga Ayah Ibu (Part 2) Selengkapnya »

8 tahun cerpenmu

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 1)

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 1) Cerpen Karangan: Felita SukantiKategori: Cerpen Cinta, Cerpen Jepang Lolos moderasi pada: 19 June 2022 Dinginnya kota Sumida seakan akan menembus tubuhku. Aku berlari menjauhi kegelapan. Terasa sakit kakiku berlari tak henti-henti. Aku harus cepat sampai di sana. Nafasku terengah-engah, keringat membajiri sekujur tubuhku. Sepinya …

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 1) Selengkapnya »

8 tahun cerpenmu

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 2)

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 2) Cerpen Karangan: Felita SukantiKategori: Cerpen Cinta, Cerpen Jepang Lolos moderasi pada: 19 June 2022 “Anu…” kami sama-sama berbicara.“Maaf, kamu dulu.” Ryo gelagapan.“Apa kamu murid pindahan?”“Em, iya aku pindah saat kelas tiga.”“Oh, gitu. Kenapa kamu baru pindah ke sini?”“Em, ya begitu,” jawabnya dengan muka yang …

Cerpen Bukan Masa Laluku (Part 2) Selengkapnya »

8 tahun cerpenmu

Cerpen Lorong Mimpi (Part 2)

Cerpen Lorong Mimpi (Part 2) Cerpen Karangan: Felita SukantiKategori: Cerpen Kehidupan, Cerpen Keluarga Lolos moderasi pada: 19 June 2022 “Kakak itu yang baru pindah dari kota.” salah-satu murid teriak kegirangan.“Wah, bener! Kemarin kita bantuin kakak ini.”“Aku belum tahu Kakak ini.”“Rumahmu jauh dari rumahnya sih.”“Kakak itu punya kamera seperti di iklan …

Cerpen Lorong Mimpi (Part 2) Selengkapnya »