8 tahun cerpenmu

Cerpen Aruna Mengerti

Spread the love

Cerpen Aruna Mengerti





Cerpen Karangan: Nur Aeti Fadilah
Kategori: Cerpen Thriller (Aksi)

Lolos moderasi pada: 20 July 2022

“Kamu tahu kan, Bapak ngelakuin ini semua, karena sayang sama kamu.”

Aruna mengulurkan sejumlah nominal keuangan, senyumnya melebar simetris secara tulus. Anak perempuan itu baru saja mendapat uang dari penghasilannya mencuri pejalan kaki yang tak sengaja lewat. Elusan kepala didapatkan Aruna karena kerja kerasnya.

“Aruna ngerti.”

Sinar yang berkilau dari kedua mata Aruna pelan-pelan meredup. Mengamati punggung bapaknya perlahan jauh keluar rumah, meninggalkan Aruna dalam kesunyian. Aruna menekan bibir, menggaruk kulitnya tak gatal, tidak tahu harus melakukan apa lagi setelah ini.

Pada akhirnya Aruna memilih tidur. Beralas koran bekas. Aruna mencoba memejamkan mata, bersama darah mengering. Ia memeluk kurus tubuhnya sendiri, menggigil karena dinginnya udara malam. Menyudutkan diri ke arah dinding, mencari kehangatan.

Saat esok kembali tiba, Aruna akan mendapatkan perlakuan sama seperti sebelum-sebelumnya.

Pagi hari di mana korban bunuhannya telah selesai dieksekusi tanpa jejak. Sarapan daging hangat dihidangkan begitu lezat di atas piring. Aruna duduk menyantap potongan daging secara lahap dibuatkan bapaknya. Kala Aruna kembali berhasil menghasilkan uang, Aruna menerima elusan yang sama.

“Kamu tahu kan, Bapak ngelakuin ini semua, karena sayang sama kamu.”
“Aruna ngerti.”

Cerpen Karangan: Nur Aeti Fadilah
Blog / Facebook: Nur Aeti Fadilah


Cerpen Aruna Mengerti merupakan cerita pendek karangan Nur Aeti Fadilah, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Fitri Aidina Ilhamy

Cath terdiam sejenak. Hari ini sudah pukul 22.45, namun Cath belum bisa memejamkan matanya. Dia duduk di bangku meja belajarnya sambil melipat-lipat kertas yang ada di hadapannya. Saat sudah




Oleh: Yongki Jounin

Di dunia Therratoria, Terdapat dua kerajaan yang melambangkan kebaikan. Dan satunya melambangkan kejahatan. Angin berhembus melintasi padang rumput yang luas. Dedaunan beterbangan mengikuti semilir angin menuju gunung Etna yang




Oleh: Erfransdo

Sudah beberapa tahun saya mengenyam pendidikan akademi militer. Dan hari ini adalah hari pertama saya bekerja sebagai TNI. Sejak dahulu saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan menjadi seorang




Oleh: Lynne Asti

Kulangkahkan kakiku menyusuri koridor sekolah yang telah gelap itu, mataku tak henti-hentinya mengedarkan pandangan ke setiap jengkal tempat yang kulewati. Aku harus menemukan pria itu, tekatku dalam hati. Tepat




Oleh: A. Raymond S.

Waktu istirahat memang yang terbaik. Selain bisa pergi ke kantin untuk membeli makanan atau minuman, bertemu dan mengobrol bersama teman, bahkan menyalin PR sebelum jam pelajarannya, aku bisa duduk



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: