8 tahun cerpenmu

Cerpen Awal dari Sebelum Penciptaan Manusia (6)

Spread the love

Cerpen Awal dari Sebelum Penciptaan Manusia (6)





Cerpen Karangan: Trojan
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)

Lolos moderasi pada: 2 August 2022

… masih ditempat dan waktu yang sama..
“(jadi sebagian dari mereka akhirnya mengikuti kami ya… apa boleh buat…)”
Merquri, Mars, Yupiter, Saturn, Uran, dan Neptun yang mengikuti kami… hanya Venus dan Pluto yang tidak ikut….

“hmph… Mau sampai kapan kau pura-pura tidur seperti itu?… Bangunlah, Matahari.”
-! Venus tau aku sedang berpura-pura tertidur ?!…
“… Venus, Bagaimana kau tau?….”
“Simpel, kau adalah bintang. Tugasmu adalah menyinari dan mengawasi alam semesta ini… tidak mungkin kan kau akan tidur terus dan mengabaikan kami?”
Yang dikatakan Venus sangat benar…
“kau benar… maaf… telah mengabaikan kalian begitu lama, aku sangat… minta maaf…”
“ ‘maaf’ ?… untuk apa kau minta maaf kami? seharusnya kau meminta maaf pada Tuhan dan juga… Bumi, yang telah kau abaikan begitu lamanya.”
“…”

Aku tidak ingat apa-apa setelah setengah diriku memasuki tubuh makhluk lain, yang kuingat hanyalah saat diriku membicarakan tentang rencana untuk mengawasi manusia… jadi…

“Apa? Kenapa kau terdiam? Apa kau kehabisan kata-kata?. Jujur saja aku menunda untuk ikut mereka karena aku ingin berbicara serius denganmu.”
“…. begini, Venus. Aku… melakukan hal itu karena aku-”
” ‘aku hanya ingin menebus kesalahanku’… itu yang ingin kau bilang kan?”
… Dia ini …
“… sekali lagi kau benar, Venus. Aku ingin menebus kesalahanku dimasa lalu, tanpa tersadar aku telah mengabaikan Bumi begitu lama setelah peristiwa itu…”

Setengah diriku…aku yakin kau melakukan hal itu untuk menyelamatkan Bumi tapi aku juga yakin bahwa kau ingin menebus dosa kita dimasa lalu…

“Kenapa baru sekarang kau peduli padanya?”
“… karena aku baru mengetahui penderitannya…”
“… Apa kau… benar benar yakin dengan keputusan itu? Aku melihat sedikit keraguan saat setengah dirimu merencanakan hal itu dengan Bumi…”
“Jika itu diriku maka tidak perlu diragukan.”
Aku yakin setengah diriku pasti memiliki keraguan tapi dia pasti bisa melawan keraguannya..
“… terserahlah”
Dia mengakhiri katanya sedikit rasa acuh tak acuh.

“… Venus, bolehkah aku meminta bantuan padamu?”
“…?”
” Maukah kau membantuku dalam menyelamatkan Bumi?”
“…”

Venus masih terdiam…
“Aku tidak memaksamu, tapi jika kau mau… tolong bawalah Pluto bersamamu.”
Melihat Pluto yang begitu pemalu dan pendiam, aku ingin dia melihat dunia yang berbeda agar ia tau bahwa betapa berbedanya dunia kita dengan dunia manusia.

“Ha? Kau ingin aku membawa Pluto?… apa kau ingin menyeret Pluto ke permasalahanmu?!”
“Bukan begitu… aku ingin Pluto melihat keindahan dunia yang Tuhan ciptakan untuk manusia. itu berlaku untukmu juga, Venus. hanya itu saja…”
“…”

Venus terlihat memikirkan bujukanku…
“… Baiklah, aku juga akan mengikuti idemu itu, tapi bila terjadi sesuatu kami… apakah kau siap bertanggung jawab?”
“Aku bersumpah atas nama Tuhan yang Maha kuasa!”
“Baguslah kalau begitu, sisanya tinggal mengajak Pluto, mau atau tidak itu tergantung dia..”
“Ya, kuserahkan padamu sisanya.”

Kemudian Venus mengeluarkan wujud jiwanya lalu menghampiri Pluto yang jaraknya sangat jauh
“Pluto…”
“….?”
Venus memanggil Pluto, namun Pluto terlihat kebingungan…
“Pluto, ini aku Venus… dengarkan aku, mungkin kamu telah mendengar semua yang kami bicarakan dan mungkin menurutmu itu hal yang menakutkan bagimu tapi… maukah kamu ikut dengan kami melihat dunia manusia?”
“… Ma-manusia ?..”
“Ya, Makhluk yang dulu diciptakan Tuhan dan ditempatkan di Bumi… tapi tidak hanya melihat dunia manusia saja tapi kita juga akan membantu menyelamatkan Bumi”
“… Menyelamatkan? Kakak Bumi?…”
” *Nods… dia sudah menderita akibat makhluk itu… maka dari itu kita harus membantunya.”
“…..”

Mereka terus berbicara sampai akhirnya Pluto terdiam memikirkan sesuatu…
“… Se-sebenarnya… Pluto i-ingin ikut dengan kalian… tapi Pluto… takut…”
“Tenang saja, kami akan selalu disampingmu dan melindungimu!”
“B-benarkah?…”
” *Nods ”

Venus meyakinkan Pluto berkali kali… lalu..
“… baiklah, Pluto…ikut juga…”
” *Smile… kalau begitu ayo ikut aku, keluarkan dulu jiwamu, Pluto.”
“Uhm”

Akhirnya Pluto mau ikut setelah Venus meyakinkannya berkali-kali…
Pluto mengeluarkan wujud jiwanya lalu Venus membimbing Pluto ke Bumi…

“Hati-hati, kalian berdua…”
“Ya.”
“…*nods…”
Venus dan Pluto membalas salamku lalu mereka terlihat telah memasuki atmosfer bumi…

Aku berdoa agar kalian semua selalu dihindarkan dari segala marabahaya… terutama untuk setengah diriku…
Sebenarnya aku ingin memberitahu hal ini pada setengah diriku tapi biarlah itu menjadi kejutan baginya…
Sekarang… hanya diriku sendiri yang mengawasi alam semesta ini, aku akan selalu mengawasi alam ini selagi setengah diriku sedang berada di dunia manusia dan aku harap penghuni alam semesta yang lain tidak mendengar hal ini…

Bersambung

Cerpen Karangan: Trojan


Cerpen Awal dari Sebelum Penciptaan Manusia (6) merupakan cerita pendek karangan Trojan, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Dea Safarina

Seorang lelaki tua terus berjalan tanpa henti walaupun panas terik matahari menyakiti kulit rapuhnya. Di perjalanan ia terus memikirkan bagaimana memberitahu keluarganya bahwa dia baru saja dipecat dari tempat




Oleh: Ayu Soesman

Aku berdiri di depan sebuah ruangan dekat taman yang berada di belakang kampusku. Aku merasa bersemangat sekali pada hari itu, sakin semangatnya aku datang kepagian. Ruangan itu masih terkunci




Oleh: Saw-Truth

Mata Narada menatap nanar pada Jaka. Ada sesuatu pada diri Jaka yang membuat kakek tua itu gemetaran setengah mati. Jaka melangkah mendekati pria tua yang kini bersujud padanya itu.




Oleh: Khoirul Latipah

Pada suatu malam, aku tengah merapikan tempat tidurku, mengganti sarung bantal dan mengambil selimut dari dalam lemari. Jam sudah menunjukkan pukul 21:45 PM, dan rasanya kedua kelopak mataku mulai




Oleh: Nanda Insadani

Masa depan itu tak pasti, itulah yang pasti. Kita tak akan pernah tahu apa yang akan kita hadapi nantinya, tak peduli siapa kau. Juga, tak selamanya orang-orang yang di



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: