8 tahun cerpenmu

Cerpen Ethereal Exquisite (Part 1)

Spread the love

Cerpen Ethereal Exquisite (Part 1)





Cerpen Karangan: Christa Shallom
Kategori: Cerpen Fiksi Penggemar (Fanfiction)

Lolos moderasi pada: 3 July 2022

NEW YORK 2017
“Arghhhh Sialan, Kenapa dia bisa lepas lagi, Hah?” Jonathan Keromchy, seorang penjahat kelas kakap yang saat ini tampak frustasi menatap sang anak buahnya, Vareen Sareliqa. “Maaf, tadi siang saat engkau sedang keluar, beberapa saat kemudian saya merasa lapar. jadi saya putuskan untuk mencari makan sejenak keluar. Memang pada saat itu saya yang lalai, saya lupa mengunci selnya, karena saya lihat dia sedang tertidur tuan.” Vareen atau biasa dipanggil Vare oleh teman-temannya itu kini menunduk ketakutan. Jonathan yang sudah kesal dengan perilaku anak buahnya yang suka melalaikan tugas berkata ketus sembari mengangkat dagu Vare “Hei, kau tahu dia siapa, Bruce Wayne” Jonathan berkata demikian sembari mendorong Vare sehingga ia terjatuh dan otomatis terluka karena ia sedang tak memakai perlengkapan villainnya “Kenapa kau begitu lalai, hah. kau tahu? Jika dia berhasil keluar dari sini, bukan hanya kita yang kena, tapi seluruh markas villain dunia, kau tahu itu?” Vare yang sudah sangat lemah {karena dorongan nate yang sangat kuat} hanya bisa berkata berkata “Maaf”.

Siang hari di kota New York kali ini terasa aneh, terlebih karena saat ini musim panas, tetapi hari ini kenapa mendung?-begitu rata-rata pikiran freebies {sebutan untuk orang-orang non-power]-tapi tanpa mereka –para freebies- sadari, di langit atas dan di sudut-sudut kota para villain sedang bersiap untuk menyerang JLC {justice league compound}. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok di setiap bagian, tentu saja upaya tersebut dilakukan untuk penyerangan tiba-tiba di berbagai sudut, para savage {best villain} berkumpul di titik terdekat dengan JLC. saat ini mereka tinggal menunggu satu anggota lagi, Vare. Jonathan yang sudah tak sabar pun kesal “Ck, Harley, coba kau hubungi Vere dengan Vis1-mu itu, Anak itu lama sekali” jonathan berkata seperti itu dengan tangan dilipat didepan dada, dengan gerakan mata melingkar malas.

Harleya queen yang mendengar perintah dari tuannya itupun langsung menekan tombol yang bertuliskan Vareen Sareliqa itu. “hey Vare. Cepat kesini, kau lupa ya dengan penyerangan kita terhadap JlC hari ini. Cepatlah kami menunggumu” tanpa menunggu tanggapan dari Vare, Harley segera menutup pembicaraan itu dan mematika Vis1nya

“kupikir dia baru bangun tidur, Nate. aku tadi beberapa kali mendengar dia menguap” Harley berkata demian dengan tatapan dongkol yang sebenarnya ditujukan untuk Vere didalam hatinya Harley berkata “Kalo sampai kamu terlambat datang lagi, tidak segan-segan kujadikan kamu tumbal”.

Beberapa menit kemudian Vere datang dengan perlengkapan yang bisa dibilang sangat tidak lengkap. bayangkan saja, dia hanya memakai kaus oblong tanpa perlengkapan anti sejata, Jonathan yang melihat hal itu langsung berdiri dan melihat Vare dari bawah ke atas, berulang kali sampai akhirnya “sudahlah, teman-teman mari kita bersiap, Vare kalau memang kamu tidak mau ikut, terserah kamu saja” Jonathan atau yang akrab dipanggil Nate itu melangkah keluar, mempersiapkan diri dan melakukan panggilan Vis1-nya itu “titik satu, siap?” titik satu yang beranggotakan stearzo, lexa, max itupun serentak menjawab “siap tuan” begitu pun dengan titik 2 yang beranggotakan despero, batboya, dan steppen, dan titik 3 yang beranggotakan carrie, leyla, dan hespirx. Sembari bersiap Jonathan terkadang memerhatikan Vare yang tampak sedang bersiap-bukan, bukan bersiap untuk ikut melakukan penyerangan, tetap bersiap untuk pulang, karena ia merasa tak lagi dibutuhkan di situ-Barbara [atau yang akrab dengan panggilan cheetah] yang melhat hal itu langsung menghampiri Vare dan menahan tangan vare yang bersiap untuk menggendong tas sembari berkata “hey Vare, what are you doing, huh?” Vare yang mendengar itupun langsung berbalik dan menatap barbara datar “You don’t have to know everything, right?” Barbara yang mendengar hal itu seketika heran, tetapi saat ia mau bertanya apa maksud dari perkataan Vare, Nate memanggilnya untuk segera berbaris dan bersiap melakukan penyerangan. Barbara pergi, tetapi sebelum itu ia berkata kepada Vare “Tidak apa-apa jika kamu tidak ingin berbagi cerita, tapi satu hal yang harus kamu ingat, kami akan selalu ada di sini” dan setelah itu sunyi.

Para savage berbaris dan mendengarkan aba-aba dari sang kapten, Nate. “oke, semua sudah berkumpul. I Know mungkin sehari-hari kita bekerja sendiri-sendiri, tapi hari ini? Kumpulkan rasa persatuan, MENGERTI?” tanyanya sambil sesekali berteriak. “Mengerti tuaaan” jawab para savage kompak “baiklah sekarang… SERAAAANGGGG” dan di detik yang sama penyerangan dimulai baik dari titik 1, 2, 3 juga dari langit atas, dalam beberapa menit saja JLC yang untungnya sedang tidak ada orang didalamnya ludes terbakar api, para superhero yang sebenarnya sudah mengetahui hal ini namun tak menyangka akan secepat ini, mereka kalang kabut mempersiapkan diri.

12 MENIT KEMUDIAN
Wonder Woman [Diana], Batman [Bruce], Superman [Ka-El-atau biasa dipanggil kael oleh teman-temannya] juga para superhero justie league lainnya telah berkumpul dan sebagian ada yang sudah masuk dalam peperangan hebat yang tak disangka. Dan Cuma dalam satu menit, iya satu menit para reporter berdatangan dari berbagai sisi, berbeda dengan justice league yang sangat berhati-hati, para savage tak segan-segan membunuh reporter yang mereka anggap mengganggu area perang.

Selang beberapa menit para tokoh tambahan sudah banyak yang meninggal dan kini hanya tersisa para anggota inti Savage [nate, barbara, harley, lex, dan amazo] serta beberapa anggota justice league {diana, bruce, kael, the flash {logan}} mereka saling berhadapan dan mengambil ancang-ancang tetapi sesaat sebelum mereka menyerang satu sama lain Wonder Woman atau biasa dipanggil Diana berkata sembari menatap Jonathan dan bruce berulang kali “kita sudah terlalu banyak mengorbankan korban jiwa kali ini, dan sebenarnya kami sudah mengetahui inti dari permasalahan kalian, bruce, nate” Nate yang mendengar hal itu langsung menunjukkan wajah tak suka pada Diana dan berkata “heleh, tau apa kamu tentang masalahku dengan bruce. MINGGIR” tetapi Diana tetap diam tak bergeming seolah menantang Jonathan. Harley yang melihat hal itu lalu maju dan merengkuh tangan sang tuan-atau lebih tepat dipanggil sahabat lama-sembari tersenyum lemah dan berkata “Nate… sudahlah. Tidak baik menyimpan dendam terlalu lama. Selesaikan sekarang ya?” Bruce yang baru tahu jika Jonathan menaruh dendam padanya seketika berlari ke arah Jonathan dan Harley dan berbicara dengan nada kebingungan “Maksudmu, apa Harley?” bukannya menjawab Harley malah berbicara dengan kepala menunduk “Sebaiknya, kau bicarakan ini berdua dengan Nate. perintahkan para justice league untuk mundur, begitupun denganku” mendengar hal itu bruce berteriak pada teman-temannya yang ada di belakang “Kalian dengar itu? Mundurlah, berikan aku tempat berdua dengan Nate” para Justice League yang mendengar hal itu tidak langsung mundur tetapi melihat dulu ke arah para villain-savage-awalnya mereka berpikir mungkin saja para villain memanipulasi mereka, tetapi begitu mereka melihat bahwa harley memimpin para savage untuk mundur, mereka pun akhirnya mundur dan memberikan ruang untuk nate dan bruce.

Bruce yang melihat hal itu langsung berbicara kepada nate, masih dengan nada kebingungan “so? Dendam apa, Nate? Jonathan menghela napas dan berbicara “kamu ingat adikku, bruce?” bruce tampak berpikir beberapa saat, menit pertama ia masih tidak mengerti, tetapi di menit kedua dia paham, sangat paham. dia paham apa yang membuat hubungannya dan Nate yang merenggang, semua ini terjadi 4 tahun sebelumnya

Cerpen Karangan: Christa Shallom
Blog / Facebook: Christa Shallom
Hai friend, Perkenalkan namaku Christa Shallom. Call me Christa!
Cerita ini adalah cerita keduaku didunia percerpenan.
jika ingin berkenalan denganku bisa dengan menghubungiku via instagram: @/christashallom_
aku tungguuu.


Cerpen Ethereal Exquisite (Part 1) merupakan cerita pendek karangan Christa Shallom, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Intania Kharisma Larasati

Sabrina anak yang rajin membantu orangtuanya. Pada hari minggu sabrina pergi ke sungai Nglerep untuk mencuci pakaian. Setelah semua pakaian yang dibawanya telah bersih semua Sabrina segera pulang ke




Oleh: Portgas D Ace

Sudah 2 kali dalam minggu ini Mirai pingsan ketika kembali ke markas GUYS. Wajar saja terjadi karena memang monster kali ini sangat kuat. Entah itu Dinozaur ataupun Gomora. 2




Oleh: Muh Faddlan

Malam itu, kapal Blackpearl melaut gagah di Laut Kematian yang terkenal akan keganasan ombak dan badainya. Kapal yang dipimpin kapten Jack, begitu ia dipanggil awaknya, mengarungi lautan untuk memenuhi




Oleh: Hardianti Kahar

Kyuhyun bersama dengan Song Jin selalu bersama mereka sababat dari dulu sewaktu duduk di bangku sma. Dan suatu hari persahabatan mereka hancur karena Song Jin menyatakan cintanya. Mereka semakin




Oleh: Nolit

Musim panas selalu menjadi salam perpisahan di antara kita. “kita seperti kembali kemasa kita masih sekolah dulu. Kau masih ingat sewaktu kita dihukum karena tidak mengerjakan tugas dulu?” tanya



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: