8 tahun cerpenmu

Cerpen Ethereal Exquisite (Part 2)

Spread the love

Cerpen Ethereal Exquisite (Part 2)





Cerpen Karangan: Christa Shallom
Kategori: Cerpen Fiksi Penggemar (Fanfiction)

Lolos moderasi pada: 3 July 2022

FLASHBACK ON
NEW YORK 2013
Rumah Nate 14:30 Siang
Hari ini musim panas bahkan ac pu tak sanggup mendinginkan kamar, Nate yang sudah tak mampu menahan panas memutuskan keluar kamar untuk mengambil cemilan dingin di dapur, tetapi baru saja turun ia melihat adiknya, Natasha. sedang menangis, nate yang heranpun langsung menghampiri dan menanyakan apa penyebab adiknya itu menangis. Natasha yang melihat raut wajah sang kakak yang terlihat kebingungan langsung berbicara “tulisanku dirobek kak, sama Mela dan Resti” Nate yang mendengarkan hal itu seketika marah dan menjawab “memang kenapa mereka merobaknya, natasha?” natasha menangis dan menjawab “ka-kat-kata mereka tulisanku susah dibaca, juga katanya aku curang saat pemilihan juara” nate yang mendengar hal itu langsung menggertakan gigi, Ia tahu bahwa Mela adalah adik dari Bruce atau si batman. mulai hari itu diam-diam saat sang adik tertidur ia mengtranferkan powernya untuk sang adik. alhasil saat Mela yang akhirnya terpilih sebagai penulis perwakilan sekolah, Natasha yang sudah mengetahui bahwa ia mempunyai kekuatan. langsung mengambil piala, piagam, serta membully Mela habis-habisan, alasannya? Simpel. ia ingin membalaskan dendam yang selama ini bertumpuk di dalam jiwanya. dan sebenarnya masalah sang adik sudah selesai sejak lama, tetapi Nate yang belum mengetahui hal itu terus memburu Bruce untuk mempertanggung jawabkan masalah sang adik
FLASHBACK Off

Bruce yang mendengar hal itu langsung naik pitam, dan menghantam Jonathan, tapi tepat sedetik sebelum mengenai Nate datang sebuah perisai bergambar bintang ditengah yang secara otomatis memantulkan kekuatan Bruce kembali pada dirinya-untungnya bruce bisa menyelamatkan dirinya-. Pemilik sang perisai sudah pasti adalah diana. sebenarnya diana juga naik pitam mendengar hal yang tadi disampaikan Jonathan pada Bruce, tetapi jika pertarungan tetap dilakukan bukan Cuma Jonathan saja yang memiliki dendam pada bruce, Tetapi semua anggota Savage.

Lex yang sudah mendengar cerita tuannya ikut berdiri disamping sang tuan dan membela tuannya tentu saja “dia benar, adikmu yang memulai semuanya Bruce, dia merobek tulisan natasha dan menuduhnya melakukan hal yang ia tak lakukan, menurutmu, serendah itukah karya dan harga diri seseorang? Lex berkata seperti itu sembari menatap remeh Bruce, Bruce yang merasa tak terima berjalan lebih dekat ke arah Jonathan dan berkata “of course i know that, lex. but harus banget kah, pakai cara seperti ini, wahai tuan Jonathan yang terhormat?” Bruce berdiri tegap menatap sang musuh dengan tatapan intens yang menusuk “ok ok cukup, what’s your real problem, guys?” Diana yang sudah tak tahan akhirnya terlompat bicara, tapi bukannya menyesal dan takut karena sudah mendapat pelototan dari kedua belah pihak –Bruce dan Jonathan- Diana malah lanjut berbicara sambil menatap dongkol keduannya “c’mon guys, Nate kamu salah karena diam-diam mentransfer kekuatanmu ke adikmu, aku sebenarnya ga ngelarang, tapi itu nanti bakal berpengaruh juga ke mental dan raga adikmu, oke mungkin saat ini belum, tapi suatu saat, terlebih lagi adikmu masih belum cukup umur untuk memegang kekuatan itu, you know it, right” tatapan diana beralih ke Bruce “dan Bruce, mungkin sekarang kau naik pitam, tapi kau dulu kemana? Kalian berdua itu dua-duanya salah tahu gak?”

Belum sempat bruce dan jonathan berbicara, harley sudah memotong “ya, diana benar, nate kamu memang salah karena mentransfer kekuatan sebenarnya adalah ilegal, ya walaupun kita villain, but kita tetap warga negara kan? Bruce kamu juga, tadi aku lihat saat nate menyebut “merobek karyaku” air mukamu langsung berubah, dan itu bisa berarti 2 hal, kamu memang baru tahu, atau kamu sudah tahu duluan, dan sepertinya kamu sudah tahu, bukan begitu, Bruce?” saat bruce mau mengelak Harley memotong “dan, kamu tahu kan, aku bisa membaca pikiran?” bruce yang mendengar itupun langsung menunduk dan mengatakan maaf “maaf, maaf memang aku sudah tahu dari dulu, dan memang dulu aku yang menyuruhnya” Jonathan yang mendengar langsung tersentak dan berkata “what the hell man, kamu tahu seberapa depresi adik aku saat karyanya disobek? GILAAAA” bruce yang mendengar hal itu seketika berbicara suatu hal yang membuat teman-temannya bahkan para Savage terkejut mendengarnya “AKU NGELAKUIN ITU SEMUA KARNA AKU IRI TERHADAP KAMU, AKU IRI DENGANMU, AKU IRI DENGAN KEDEKATAN KALIAN PARA SAVAGE, AKU IRI, KAMU TAHU? KALIAN BISA BERKUMPUL TIAP HARI, SEDANGKAN AKU DAN JUSTICE LEAGUE? JIKA HANYA ADA MISI, KAU TAHU ITU?”

Diana, Kael, Logan, dan Jason yang merasa tak percaya oleh apa yang telah mereka dengar berjalan ke arah Bruce dan Jason masih dengan tatapan tak percaya berbicara sesuatu pada Bruce “bro, you know what? Kita memang ga bisa kayak mereka, selalu bersama setiap saat, karena kamu tahu kan kita punya pekerjaan masing-masing selain Justice league, tapi 1 yang harus kamu ingat, kami teman-temanmu selalu ada di sini, di dalam hatimu” Kael yang sedari tadi banyak diam berkata “bukan Cuma kamu kok bruce, kamu tahu kan, justice league banyak banget anggotanya, nah mereka juga iri tu sama kamu, karena apa? Karena kamu anggota inti bruce” diana yang tampak shock beberapa saat kembali sadar. di bagian para Savage Batboya berkata sambil tersenyum kepada Jonathan “Nate, kamu ga mau kan nyimpan dendam ini lebih lama lagi?” Jonathan mengganguk.

Harley yang melihat hal itu menepuk pundak Jonathan dan berkata “mau ku temenin, atau sendiri?” Jonathan tampak kebingungan namun ia sadar bahwa harley mempunyai kekuatan membaca pikiran, dan mungkin ia tadi membaca pikiran Nate yang ingin meminta maaf pada bruce, akhirnya Nate Berkata “sendiri aja, gapapa kok” Nate berdiri dan berjalan gontai ke arah para justice league, namun belum sempat ia mengatakan maaf, Bruce sudah mengatakannya lebih dulu “hey, Nate. maafkan aku ya, mungkin kalau aku lebih dulu menasehati adikku semuanya tidak akan jadi seperti ini” nate pun mengganguk dan berkata “maafkan aku juga ya bruce, karena kekuatan itu, semuanya jadi tidak terkendali” Mereka berdua tersenyum, dan kembali ke pihak masing-masing.

Malamnya di sudut kota di sebuah caffe kecil, para justice league dan para Savage berkumpul dan melaksanakan makan malam bersama, mereka tertawa, tersenyum, dan bercengkrama. Mereka bukannya tak tahu jika setelah ini mereka akan kembali menjadi musuh akan tetapi entah kenapa mereka semua {baik dari pihak justice league dan savage} tak ingin malam ini segera berakhir, mereka terus bercengkrama hingga tak sadar bahwa hari sudah mulai pagi, mereka berpisah, namun bukan seperti biasanya yang saat berpisah keduanya melemparkan kata-kata makian, kali ini mereka menutup kisah dengan senyuman dan kebahagiaan.

NEW YORK 15.00
Vare memberanikan diri untuk datang ke markas, dia pasrah jika hari ini ia akan dijadikan buronan tinjuan dan geplakan dari sang tuan. Tetapi saat tiba di markas dia terkejut bukan main mendapati dirinya yang baru masuk langsung dipeluk teman-temannya, dan sang tuan Nate berkata “Welcome back, savage” dan begitulah ia masuk dengan tetap diiringi teman-temannya. Bercengkrama dan tersenyum, terlebih lagi, karena ia teryata tetap dianggap sebagai Seorang Savage

Cerpen Karangan: Christa Shallom
Blog / Facebook: Christa Shallom
Hai friend, Perkenalkan namaku Christa Shallom. Call me Christa!
Cerita ini adalah cerita keduaku didunia percerpenan.
jika ingin berkenalan denganku bisa dengan menghubungiku via instagram: @/christashallom_
aku tungguuu.


Cerpen Ethereal Exquisite (Part 2) merupakan cerita pendek karangan Christa Shallom, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Hydarnus

Evelyn biasa disapa Epel oleh teman-temannya adalah seorang gadis yang saat ini berkuliah di salah satu universitas ternama, Karsa University. Hari kamis bulan Oktober 20XX adalah hari di mana




Oleh: Melii Aerii

Kenapa mereka tak mengerti? Apa salahnya jika kita bahagia? Kebersamaan yang tak mutlak. Aku lelah menjelaskannya, aku benar-benar muak. Mereka tidak tahu kisah antara kita, tapi mereka bergosip seolah




Oleh: Ineu Desiana

“Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar. Laailaahaillallaah huallaah huakbar. Allaahu akbar walillaa hilham.” Begitulah takbir berkumandang, esok adalah hari besar yaitu hari raya Idul Fitri. Aliando sedang duduk di




Oleh: Nadya Ran

“Kau benar-benar menyukaiku Baek?” Baekhyun mendongakkan kepala =nya menatap Chanyeol, sungguh kali ini Baekhyun sangat takut. “Jawab aku Baek!!” “Kau tidak perlu membentakku Chan!!” Air mata Baekhyun turun semakin




Oleh: Sintia Paramita

Author POV Seminggu Kemudian… Sehun kembali mencat warna rambutnya seperti semula, pirang. Kini Sehun banyak berubah. Dia gampang emosian, memperlakukan yeoja dengan kasar dan sering melamun. Itu semua karena



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: