8 tahun cerpenmu

Cerpen Hari Memalukan Penuh dengan Keseruan

Spread the love

Cerpen Hari Memalukan Penuh dengan Keseruan





Cerpen Karangan: Piovere
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi

Lolos moderasi pada: 10 June 2022

Hari ini aku akan pergi bersama teman ku Ella, kami ingin pergi menonton film horror di Bioskop. Hal baru bagiku pergi keluar rumah untuk menonton bioskop, banyak hal yang tidak kupahami jika pergi ke mall. Aku dari semalam sudah memikirkan banyak hal, mulai dari pakaian apa yang kupakai, aku akan melihat apa saja, dan apakah aku terlihat memalukan atau tidak dan banyak lainnya.

Aku pergi menoton di XXI yang ada di depok, kami pergi siang hari menggunakan kereta menuju stasiun depok. Aku sangat senang menaiki ular besi tersebut, selain cepat aku juga dapat melihat pemandangan sepanjang jalan serta melihat banyak orang yang akan membuatku belajar banyak hal.

Waktu aku lulus SMP aku sangat ingin menjadi seorang masinis, walaupun aku tahu tidak ada masinis perempuan namun aku sangat ingin membuat perubahan menjadi masinis wanita pertama di Indonesia, jika pilot saja ada kenapa masinis tidak ada ya kan.
Namun keterbatasan informasi, kendaraan, dan ekonomi membuatku mengundurkan niat menjadi masinis dan aku masuk ke sekolah SMA Swasta.

Aku sangat bersyukur dengan diriku saat ini, aku menjadi wanita yang sedang berproses menjadi muslimah yang taat, coba bayangkan bila aku sekolah di tempat lain belum tentu aku akan menjadi diriku yang sekarang mungkin aku akan menjadi manusia yang lebih buruk.

Allah maha baik, karena allah tahu apa yang kita butuhkan dan bukan apa yang kita inginkan. Tak terasa melihat pemandangan diluar ternyata kereta yang kami naiki sudah sampai di stasiun depok, aku dan ella bergegas berjalan keluar menuju mall yang akan kami datangi, ella sengaja memilih mall ini karena katanya mall ini tidak terlalu jauh dari stasiun depok sehingga kami tidak perlu berjalan jauh.

Saat memasuki mall dan kami mengantri tiket bioskop, aku hanya mengikuti ella saja karena aku memang tidak paham bagaimana caranya. Tapi sekarang aku jadi paham bagaimana cara memesannya, sebuah kebanggan kecil untukku walaupun menurut orang lain itu hal yang sepele namun pergi ke mall dan tahu cara memesan tiket bioskop merupakan kebanggaan untukku artinya aku mendapatkan pelajaran baru, memang aneh terkesan sangat kampung sekali tapi ya nyatanya memang aku tidak bisa. Kami pun langsung pergi memasuki studio karena film akan dimulai.

Selesai menonton kami langsung pulang karena sudah malam, saat keluar dari mall ternyata hujan deras dan kami terpaksa berlari karena takut kemalaman saat sampai rumah.

Saat perjalanan menuju stasiun aku bertemu seseorang yang membawa jas hujan yang cukup banyak, kupikir ia ingin memberikannya kepada kami karena kasihan ternyata dia ingin menjualnya, dengan polosnya kuambil saja eh dia menyebutkan nominal harga dan mau tidak mau kami harus membayarnya, tapi tak apa kami jadi lebih mudah menerobos hujan.

Saat perjalanan ke stasiun kami menari di bawah hujan dengan cahaya lampu jalanan yang penerangannya sama minim serta jalanan yang sepi, kami menghentakan kaki di kolam-kolam air sambil bernyanyi, hal itu sangat seru sekali.

Sampai di stasiun kami diperhatikan oleh banyak orang karena pakaian bawah kami yang basah, pada saat ingin masuk stasiun aku ragu apakah boleh pakaian basah menaiki kereta karena aku takut mengganggu orang-orang yang ada di dalam kereta serta kasihan dengan petugasnya karena pakaian ku yang basah ia harus membersihkannya, aku tahu membersihkan kereta memang tugasnya namun karena pakaianku yang basah dia harus bekerja lebih extra nantinya.

Karena hal tersebut mengganggu pikiranku akhirnya kutanya pada ella “el, apa boleh kita naik kereta kalau pakaian kita basah seperti ini?”
“Boleh kok, aku pernah naik kereta dengan keadaan basah”.
“Apa kamu yakin?” tanyaku,
“boleh kok, tapi ga yakin si hehehe”
Dengan memberanikan diri kutanya pada Satpam PKD yang ada di stasiun “Pak, baju saya basah boleh ga naik kereta?”
“boleh, silahkan mba” katanya sambil tersenyum.
“matur suwun pak”

Kupikir tidak ada yang memperhatikan kami, ternyata banyak yang memperhatikan entah apa yang ada dipikiran mereka mungkin aku terlihat sangat kampungan sampai-sampai ada penjaga yang tersenyum saat aku ingin memasuki stasiun.

Cerpen Karangan: Piovere

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 10 Juni 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Hari Memalukan Penuh dengan Keseruan merupakan cerita pendek karangan Piovere, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Maryam Ms Musa

Kadang suatu hubungan itu tidak akan sejati jika tidak ada 2 unsur yang saling berkaitan, salah satunya ada yang positif ada yang negatif dan sampai kapan pun itu akan




Oleh: Anugrah Rizky

Jam 06.15 tepatnya, aku mandi untuk bersiap-siap berangkat sekolah. Ketika selesai aku pun memakai baju seragam dan bersiap untuk sarapan pagi, lalu berangkat. Ketika aku berangkat sekolah aku selalu




Oleh: Aprilia Ani F

Hari ini, seperti biasa aku bersekolah. Namun berbeda dengan hari-hari sebelumnya, hari ini sangat istimewa. Yap, hari ini aku, teman-teman, dan beberapa guru akan mengadakan karya wisata. Acara ini




Oleh: Cahya Gumilar

Asslamualaikum, saya cahya gumilar anak ke dua dari tiga bersaudara. Saya anak laki-laki satu-satunya di keluarga, itu berarti dua saudara saya perempuan. Saya lahir tanggal 14 bulan desember pada




Oleh: Neneng Uun Unangsih

Awal pertemuan denganmu sampai saat ini selalu teringat dalam benakku, tak pernah ku duga kamu menyukaiku. Kita bertemu di suatu acara pelantikan anak anak pecinta alam, tak sengaja aku



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: