8 tahun cerpenmu

Cerpen I Have a Crush on You

Spread the love

Cerpen I Have a Crush on You





Cerpen Karangan: Andestin
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja

Lolos moderasi pada: 2 August 2022

Masih seputar cerita masa SMA, karena masa SMA emang masa paling ada-ada aja. Jadi dulu gue pernah suka sama seseorang, tokohnya masih dari jurusan IPA. Entah kenapa, cowok IPA selalu ninggal kesan yang ngena. Udah pinter, tinggi, anak basket, sayangnya apa gaes? Yak betul, beda agama. Nangis banget gak tuh gue. Gak cuma nangis, gue sampe gulung-gulung, masukkan dalam telur, baluri dengan tepung panir, kemudian goreng sampai GoLdeN bRowN.

Tapi yang jadi permasalahan disini bukanlah keyakinan yang kita anut. Melainkan… ya apapun yang terjadi gue gak bakal berani confess lah, gila! Itu adalah masalah terbesar kenapa perasaan ini gak pernah bisa tersampaikan.

Kita berbeda di segalanya, gak usah muluk-muluk urusan akhirat deh, urusan dunia dulu aja yang kelihatan mata. Dia anak IPA, boss! kemampuan otak aja udah beda. Gue percaya, kalo dia ngajak gue ngobrol niscaya gue cuma bisa plonga-plongo kek kaleng kosong. Jangankan ngebahas fisika, kimia. Belanja di kantin aja gue panik kalo yang jual nanya ke gue kembalian berapa. Kudu a e a e dulu sampe katak beranak kuda. Jujur kalo masalah hitung-hitungan gue lemah. Tapi kalo hafalan, boleh diadu, meski sama aja, tetep kalah. Alias ya gue mengakui kemampuan akademik gue bisa dibilang b aja. Lah dia bro, anak IPA, kandidat olimpiade SAINS dan matematika! Meskipun akhirnya yang kepilih buat mewakili sekolah bukan dia, setidaknya dia masuk nominasi. Itu aja udah luar biasa.

Perbedaan kita yang lain adalah bahwa dia anaknya aktif banget sedangkan gue mager luar biasa. Dia ikut banyak ekstrakurikuler sedangkan gue jam 12 siang udah lemah, letih, lesu, lapar, lunglai, lelah, letoy tak berdaya. Kalo gue jalan mau pulang lewat lapangan basket, gue sering liat dia lagi latihan sore-sore. Cuma disaat itu aja rasanya gue rela buat nginep di sekolah. Sisanya ogah. Kalo bisa jam sekolah dipangkas aja. Lihat dia bergerak kesana kemari dengan lincahnya, energi gue mendadak ikut ke-charge juga. Mau gas pelajaran lagi sampe malem juga oke aja *perkara ini jelas gue boong.

Next, perbedaan yang lain adalah kayaknya dia anak orang yang lumayan berada. Hal itungue simpulkan dari ngelihat penampilannya. Kayak sepatu dan jam tangan yang dia pake, terus HPnya juga iPhone. Kantong gue yang sering mangap kelaperan bakal menjerit mengerikan kalo disandingkan. Buat mencegah supaya kantong gue gak meronta, biasanya gue ganjel minimal pakai permen Rela*a. Gue juga pernah lihat dia berangkat sekolah naik taksi. Sangat nggak umum untuk kaum mendang-mending seperti kami. Gue pilih bawa motor sendiri. Kalo bisa, jalan kaki. Nebeng bakal lebih bagus lagi!

Lalu, perbedaan pertama dan terakhir yang paling gak mungkin tadi adalah perihal keyakinan. Gue hamba Allah, dia anak Tuhan. Hal ini bikin hati gue menjerit pedih dalam mode Marcell – Peri Cintaku.

“Benteng begitu tinggi, sulit untuk kugapai, oOoO”
“Aku untuk kamu, kamu untuk aku, namun semua apa mungkin? Iman kita yang berbeda.”
“Tuhan memang satu, kita yang tak sama…”

Gue jadi yang paling menghayati ketika karaoke sama temen-temen pake lagu ini. Gimana nggak cuy? Gue ngerasain, feelnya dapet banget! Gue ngomongin feeling ya, bukan suara. Kalo suara, tetep kaya Agnes Monica waktu masih ngamen di Pondok Labu. Eh, emang Agnes Mo pernah ngamen di Pondok Labu?

Intinya, tembok yang menghalangi persatuan kita begitu tinggi dan kokoh. Gak bisa dilampaui, gak akan bisa dihancurkan sampai mati. Lagi-lagi, gue cuma bisa mengagumi sosok itu dengan stalking sosmednya sambil rebahan dan makan keripik kentang. Setidaknya gue cukup menikmati hidup gue. Ngelihat dia makin berprestasi, ikutan turnamen sana-sini, gue ikut seneng. Gue bangga gue suka sama orang yang berkualitas. Guenya aja yang gak cukup pantas. Parahnya, meskipun tau begitu gue tetep tenang dan menikmati hidup dengan santai. Pliss, gue butuh motivasi! Uang segepok misalnya.

Cerpen Karangan: Andestin
Andestin means “secret”


Cerpen I Have a Crush on You merupakan cerita pendek karangan Andestin, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Claudia Helma

Semua berawal dari ketidaksengajaan, Untuk pertama kali aku melihatnya. pertemuanku dengan dia berawal saat pertama kali masuk SMA aku masih ingat sekali bagaimana kronologi pertemuanku dengan dia, yang tak




Oleh: Cahaya_Hamdan

Dimulai dari sebuah pertemuan singkat yang terjadi pada hari minggu di taman rindang terlihat seorang gadis yang sedang berjalan dengan kekasihnya. Mereka terlihat sangat bahagia, bercanda dan saling terbuai




Oleh: Nita Kusumawati Widodo

Dering alarm tak hentinya terdengar di telingaku. Jam menunjukan pukul 7 yang artinya aku hampir telat menuju sekolah. Segera aku bergegas dan menuju sekolah. Yap, awal pertama duduk di




Oleh: Sri Ambar

Tanpa sadar jam dindingku telah menunjukkan pukul 06:30 lagi dan lagi aku terlambat bangun. Dengan cepatnya aku segera mandi dan mengganti bajuku dan segera berangkat ke sekolah, aku seakan




Oleh: Puji Lestrai

Hari sudah pagi, matahari mulai menyinari bumi, dan orang-orang mulai beraktivitas, namun berbeda dengan seorang gadis yang berkelahiran 8 maret 1998, yang bernama Khansa Assofa Arista. Ia masih terlelap



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: