8 tahun cerpenmu

Cerpen Jika Semua Berakhir Hari Ini

Spread the love

Cerpen Jika Semua Berakhir Hari Ini





Cerpen Karangan: Wuri Wijaya Ningrum
Kategori: Cerpen Kehidupan, Cerpen Renungan

Lolos moderasi pada: 15 May 2022

Seandainya semua selesai hari ini, maka apa yang akan kau lakukan? Maka apa yang akan aku lakukan?

Kalau aku, aku tidak tahu harus berbuat apa. Mungkin aku lebih memilih untuk berdiam diri dan merenungi apa yang salah dari semua ini. Bagaimana kita bisa berakhir dan mengapa. Adakah jalan tuk kembali? Untuk memperbaiki semua yang telah dibangun sekuat hati. Sebab untuk kehilanganmu rasanya sia-sia sekali.

Kalau semua berakhir hari ini, hal terakhir apa yang akan kau ucap padaku? Hal terakhir apa yang akan ku ucap padamu? Aku akan berpesan supaya kau sehat selalu. Jangan lupa makan dan minum obatmu. Tidurlah tepat waktu dan selesaikan pekerjaanmu. Semangat selalu dalam menjalani hari dan tersenyumlah seperti tidak ada luka yang terjadi.

Jika semua usai hari ini, hal terakhir apa yang akan kau lakukan bersamaku? Hal terakhir apa yang akan ku lakukan bersamamu? Aku akan bicara banyak tentang rasa sambil memandangi matahari di ujung senja mulai meredupkan sinarnya. Aku akan mengungkapkan semua yang menjadi rasa syukur sekaligus beban dalam dada. Aku akan memberitahumu segala rahasia yang tak kan kau lupa, sehingga hari terakhirku bersamamu menjadi hari dimana aku bersikap paling terbuka. Kita akan bicara sampai berjam-jam lamanya. Tanpa mempedulikan waktu karena ini yang terakhir untukmu. Setelah itu kau tidak perlu lagi merasa tengganggu.

Bila semua habis hari ini, kemana kau akan mengajakku pergi? Kemana aku akan mengajakmu pergi? Aku akan mengajakmu mengunjungi tempat-tempat dalam imajinasiku yang pernah kusinggahi bersamamu. Akan kutunjukkan betapa sempurna anganku tentang hidup bersamamu. Akan kuperlihatkan betapa indah dirimu dari sudut pandangku. Akan kuajak kau membaca cerita yang kutulis dalam otakku setiap menjelang tidur, hingga malam bosan dengan pertanyaanku tentang kemungkinan semuanya menjadi kenyataan.

Bila kita tutup usia, siapa yang paling bersedih antara kita? Siapa yang akan tertawa di atas makam penuh bunga? Siapa yang akan merasa kehilangan atau kebebasan?

Jika semua berakhir hari ini, maka esok tidak akan ada lagi. Jika esok tak ada lagi, maka semua harus diselesaikan hari ini… Sebelum habis waktumu, waktuku. Supaya tidak ada lagi beban yang masih harus dilunasi.

Cerpen Karangan: Wuri Wijaya Ningrum
Kita selalu berpikir punya waktu. Bahkan kita tidak tahu kapan kata ‘selamanya’ akan berakhir. Entah esok, lusa, atau malam ini.

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 15 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Jika Semua Berakhir Hari Ini merupakan cerita pendek karangan Wuri Wijaya Ningrum, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

Google+


” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Hamka Firmansyah

Menurut loe kaum millenial itu kayak apa sih? Apakah harus ikutin yang viral-viral gitu? Atau gua harus jadi artis biar gua dikata gaul? Kalau ga kaum millenial itu harus




Oleh: Rasywan

Panggilan azan telah berkumandang menyelusup di telinga penduduk Kompleks, termasuk di rumah kontrakanku, rintik hujan terdengar mengiringi suasana sepi tidak menghalangiku menunaikan panggilan Ilahi, panggilan yang membuatku teduh dalam




Oleh: Wildan L. Mazir

Inilah cuplikan kisah masa laluku. Barangkali aku dan adikku, Firza, akan menjadi orang kali pertama yang pernah diusir ayah sendiri di kota ini. Dulu, kami hidup dalam kehangatan keluarga.




Oleh: Sheilah Aktar Naina

Aku menghempaskan tubuhku kasar. Dress merah marun masih melekat di tubuhku yang berkeringat. Benar-benar mengecewakan. Rasa sakit ini kurang ajar sekali. Sangat menusuk ulu hati. Dasar nggak tahu diri.




Oleh: Dinda Tiara Gita Sumanda

“Aku benci ayah!!!” teriakku menggema di lapangan basket outdoor, di tempat ini kulampiaskan semua amarah dan kekesalanku. tempat ini menjadi saksi kepiluan sebuah pengkhianatan, kulempar bola basket dengan bengisnya



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: