8 tahun cerpenmu

Cerpen Kejadian Pagi Hari

Spread the love

Cerpen Kejadian Pagi Hari





Cerpen Karangan: Usnah Nurdiana
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Remaja

Lolos moderasi pada: 27 May 2022

“Aku tidak pernah menyesal telah mengenalmu dan mencintaimu”

Apakah kamu tidak pernah sadar dengan apa yang aku rasakan saat ini? Jika iya, hebat sekali aku dalam bersandiwara sampai-sampai kau tidak menyadarinya.

Hii kamu yang disana, apa kabar? Aku rindu. Apakah boleh aku merasakan hal seperti itu padamu? Jujur sampai detik ini aku belum bisa melupakanmu.

Kamu seseorang yang telah membuatku menjadi seperti ini. Seseorang yang aku cintai selama itu dan kamu adalah sosok yang membuat aku tidak mudah melirik berpindah hati.

Apakah aku termasuk wanita bodoh yang mencintai kamu selama empat tahun lamanya? Wanita yang ingin mendekati kamu, tapi dia tidak mampu. Jangankan dekatmu, cukup mendengar suaramu dari kejauhan sudah membuat jantung ini tidak normal.

Entah sudah berapa kali aku menceritakan tentang dirimu lewat tulisanku dan sudah berapa kali kau selalu menjadi topik pembicaraan disaat aku kumpul bersama sahabat-sahabatku.

Mungkin itu sudah cukup membuatku terlihat gila diantara sahabat-sahabatku. Aku Nachelia Navy Alfiani panggil aja Cheche, seorang wanita yang mencintai seorang pria selama empat tahun lamanya. Mendekatinya aku tidak bisa karena aku hanya bisa menjadi pengagum rahasianya. Ya bisa dibilang cukup mencintai dalam diam.

Sosok pria yang aku maksud itu adalah Khandra Muhammad Arka panggil aja Arka. Seorang pria yang tampan dan mungkin disukai para wanita karena sikapnya. Dia juga cukup pintar apalagi dia sangat aktif disegala bidang. Mungkin kalian akan terkejut jika kalian tau kalau dia mengikuti empat ekstrakulikuler.

Saat ini aku ingin bercerita tentang dirinya hari kemarin. Kalian tau kenapa aku memilih topik itu? Kalian pasti sudah tau alasannya, ya karena ada hal yang istimewa dihari kemarin.

Waktu kemarin setelah pulang eskul, jadi aku dengan Arka satu eskul yaitu eskul rohis. Biasanya aku selalu membawa motor ke sekolah, tapi kali ini tidak. Waktunya pulang eh malah hujan, aku bingung.

“Aku harus pulang sama siapa?”

Ketika aku sedang beradu pikiran ada suara langkah yang menghampiriku. Dia penepuk pundakku otomatis aku melihat kearahnya. Ternyata seseorang itu adalah Arka. Dengan senyuman yang sulit aku artikan aku bertanya kepadanya, “Kamu mau ngapain kesini?”

Dia tidak menjawab hanya tersenyum.

“Woy, kesambet tah!” Secara spontan aku membentaknya dan lagi-lagi dia hanya tersenyum.
“Mau aku anter pulang?” tanya Arka.
Akhirnya dia bersuara, namun setelah aku sadar dengan apa yang dia ucapkan aku langsung terkejut setengah mati. Apa tadi dia berkata apa?

“Hey, sekarang kamu ya yang kesambet!” ucap Arka.
“Enak aja. Btw tadi kamu ngomong apa?”
“Makanya punya telinga dipake”
“Ya maaf aku ga denger. Ulangi!”
Dia menghela nafas, “Mau aku anter pu-?”
Sebelum dia menyelesaikan ucapannya aku langsung memotong ucapannya. “Nggak mau!”
“Kenapa? Ini hujan loh. Mana mungkin juga kamu di jemput kan?”
“Iya juga si. Tapi ngga ah nanti ngerepotin”
“Ngga juga. Udah ayo aku anterin”
“Tap-”
“Ga ada penolakan!”
“Hmm ya udah deh”
Aku pasrah dan semoga kekasihnya tidak marah kepadaku.

Disaat di perjalanan aku risau memikirkan kekasihnya nanti, apalagi kekasihnya adalah teman dekatku sendiri. Bagaiamana kalau dia marah?

Dari perjalanan sampai rumah hanya ada beberapa pembicaraan dan itu pun dia yang memulai duluan, sedangkan aku hanya menjawab singkat

Cerpen Karangan: Usnah Nurdiana
Hii, aku Usnah Nurdiana biasa orang memanggil Din, nama penaku adalah Nana Diana. Sekarang umurnya 16 tahun dan nanti bulan agustus menjadi 17 tahun.

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 27 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Kejadian Pagi Hari merupakan cerita pendek karangan Usnah Nurdiana, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Nefiana Mey Ipradita

Awan cerah perlahan-lahan berubah menjadi mendung, seakan mengerti suasana hatiku saat ini. Entah kenapa akhir-akhir ini, aku sering moody. Semua ini berawal dari aku yang mulai diam-diam menyukai cowok




Oleh: Tiffany Margareth Octavia

Aku Arga Liana, aku biasa dipanggil Arga, tapi sahabatku memanggilku Lana. Umurku 13 tahun, lahir di Jakarta 28 Maret. Memang terlalu muda untuk menuliskan cerita ini, tapi ya sudahlah.




Oleh: Hilda Fiati

Kawa, sahabatku adalah sosok perempuan yang anggun dengan kekurangannya yang mudah mengeluh dan sulit berterima kasih. Namun, kekurangan itu terutup di mataku dengan rasa sayang terhadapnya yang sudah kuanggap




Oleh: Itin Lessy

“Biarkan aku jadi yang terhebat, jadilah kamu kekasih yang kuat …” Pandanganku terpaku ke arah panggung. Tepat pada seorang cowok yang sedang bernyanyi. Suaranya begitu merdu, raut wajah yang




Oleh: Cecep Febri Bahari

Desember 2012, Siang yang indah dengan deburan ombak menjadi instrumen merdu dan mengahantarkan gue menuju kedamaian, seakan tak kenal lelah mereka menabrakan dirinya ke karang hanya untuk membuat gue



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: