8 tahun cerpenmu

Cerpen Kukira Aku Satu Satunya Ternyata Salah Satunya

Spread the love

Cerpen Kukira Aku Satu Satunya Ternyata Salah Satunya





Cerpen Karangan: Erna Nur Khasanah
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja

Lolos moderasi pada: 27 May 2022

Aku adalah Nana panggil saja na. Ingin bercerita pengalamanku ketika bertemu dengan dia. Aku berkenalan dengan dia di akhir tahun 2020. Dia bernama Muhammad rafie yusresya syachrulloh, aku memanggilnya reja. Aku sangat menyukai dia sampai hari bertambah hari rasanya aku tidak ingin kehilangannya. Dia adalah sosok yang sok misterius wkwk dan orangnya sangat privasi.

Pada waktu itu aku berusaha mendekatinya, mengenai dia ada someone atau tidak aku sangatlah bodoamat. Tetap saja aku mendekati dia. Diapun awalnya meresponku dengan baik. Sampai berbulan-bulan kita dekat. Sudah satu bulan lebih aku mengenalnya tapi dia tidak pernah menampakkan dirinya. Lalu aku sempat sadar, merasa tidak pantas untuk dia. Akhirnya aku memutuskan untuk menjauhinya. Disaat aku jauh darinya, dia tiba-tiba meng-upload foto perempuan di story WhatsAppnya dengan caption emoticon love, dan akupun kaget. Aku masih diam dan berpikir sendiri. Aku tidak akan menanyai kepadanya tentang siapa perempuan itu. Karena aku dan diapun tidak ada hubungan yang spesial. Mungkin dia hanya menganggapku teman biasa.

Karena aku belum tau sosok dia seperti apa. Aku juga belum tau akun sosmed dia. Dulu pada saat aku meminta Instagramnya, dia bilang tidak punya akun Instagram. aku sangat penasaran dan tidak percaya. Kemudian aku mencari tau akun dia secara diam-diam menggunakan akun keduaku. Aku mencari tau akun akun sosmed dia seperti Instagram, Facebook, tiktok, aku stalking sampai ke akar-akarnya. Aku mencari akun Instagramnya menggunakan nama dia dan nama temen-temennya. Dan akupun menemukan akun Instagramnya, menemukan fotonya di salah satu akun instagram temenya. Kemudian aku mem follow akun Instagramnya. Akun tersebut masih ada profilnya tetapi tidak ada postingannya.

Pada suatu hari aku mengupload fotoku bersama teman-teman di story WhatsApp dan tiba-tiba dia membalas storyku tersebut.
“Na kamu yang mana?” tanya dia
“Masa dari dulu ngga tau padahal kan udah pernah aku kasih tau” jawabku
“Lupa na” kata dia

Ternyata dia pun engga tau ataupun ngga paham dengan diriku, entah dia sedang berbohong atau tidak akupun tak tau. Dan disitulah aku memulai dekat lagi dengannya.

Berjalan satu Minggu dekat dengannya dia bilang kepadaku bahwa dulu dia pernah suka padaku tapi dia juga tidak mau pacaran dan takut dosa katanya. Dan akupun bilang “kalau dulu juga aku suka sama kamu tapi aku tidak tau kalau kamu sedang dekat dengan siapa. Akhirnya aku memutuskan untuk menjauhimu takutnya kamu sudah ada yang lain”.
“Engga na, aku engga dekat sama siapapun” balasnya.

Pada waktu sedang dekat denganku, aku melihat storynya dia habis bermain game mobil legend. Dulu dia pernah mengajaku bermain game tersebut akan tetapi aku menolaknya. Dan tidak untuk sekarang, sekarang dia tidak pernah mengajakku untuk bermain game tersebut. Aku ingin tau dia bermain dengan siapa saja, jadi aku mendownload aplikasi mobile legend. Setelah aku mendownload aplikasi game tersebut aku mencoba-coba untuk bermain, ternyata asik juga. Nah aku mencoba mencari akun mobile legend dia kemudian aku follow. Nah di gamenya itu kan bisa buat nonton kalo lagi main, jadi aku nonton tiap hari kalo dia main. Dan aku pun tidak menyebutkan nama asliku. Ternyata dia dekat juga dengan perempuan lain. Dia main barang sama perempuan lain sedangkan aku tidak pernah diajak.

Singkat cerita aku mengungkapkan semuanya bahwa aku sudah tau semuanya, kalo dia itu dekat dengan banyak perempuan. Kemudian aku memutuskan untuk meninggalkan dia. Karena diapun tidak menjelaskan dan tidak mau mengakui kesalahannya. Memang dia tidak salah juga karena aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa. Dulu dia pernah bilang kalo kita sahabat. Dan hanya sahabat. Setelah aku meninggalkan dia. Akhirnya dia mengganti profil mobile legendnya dengan foto perempuannya. Pernah juga dia menggantinya dengan foto yang dia ambil dari pinterest. Kemudian berjalan dari bulan Oktober dan mereka putus hingga bulan April. Tidak lama kemudian dia memposting status di WhatsApp bahwa tidak butuh pelangi untuk membuat hidupnya berwarna. Eh selang satu Minggu dia memposting foto dirinya dengan perempuan lain. Dan aku selidiki akun Instagramnya pun di bionya dia terdapat nama perempuan yang bersama dia sekarang.

Dan sekarang aku sedang berusaha move on. Berusaha agar tidak berharap. Jika aku menyibukkan diri, terkadang membuatku lupa dengannya. Tapi tidak jika aku sedang mempunyai banyak waktu luang dan bingung harus melakukan kegiatan apa.

Cerpen Karangan: Erna Nur Khasanah
Blog / Facebook: Erna

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 27 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Kukira Aku Satu Satunya Ternyata Salah Satunya merupakan cerita pendek karangan Erna Nur Khasanah, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Ely Muliawati

“Dia benar-benar anugerah,” katamu padaku, di perjalanan pulang. Aku tidak tahu harus membalas apa. Aku terlalu asyik melihat ayunan punggungmu yang seperti tanpa beban, padahal beberapa menit yang lalu,




Oleh: Bella Pertiwi

Pada hari itu masih teringat jelas di dalam pikiranku, ada kakak tingkat yang minta kenalan lewat whatsapp lucu gitu alibinya dibajak temen yaudah dong aku gak chat lagi haha




Oleh: Risma Dwi Meidita

Awalnya kita teman sepermainan. Selalu merangkai impian masa depan. Matanya sipit senyumnya manis dia jago inggris! Sementara aku… jago matematika! itu pun kata nya. Sepuluh tahun lengkap rasanya sekian




Oleh: Qhoirun Annisa

Kisah ini berawal dari seorang pelajar smp yang duduk di kelas 8. Ia bernama Anis. Ia mempunyai seorang kekasih yang bernama Afan. Afan adalah pelajar smp yang masih duduk




Oleh: Elizabeth Valerina Agatha

“appaaaaa!!!” jawabku sontak membuat Aya ngerem mendadak “parah kamu Lin, untung nie jalan sepi” gerutu Aya “sorry Ay, emang bener ya?” tanyaku pelan “iya” jawab Aya sambil menjalankan lagi



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: