8 tahun cerpenmu

Cerpen Musim Berganti

Spread the love

Cerpen Musim Berganti





Cerpen Karangan: Shofa Nur Annisa Deas
Kategori: Cerpen Kehidupan, Cerpen Sedih

Lolos moderasi pada: 24 May 2022

And when the seasons change
Lirik lagu itu terngiang di pikiranku. Dalam hidup hal yang paling aku takuti adalah perubahan tapi pada dasarnya waktu terus berjalan dan semua tidak ada yang sama bukan?.

Hal yang paling aku takutkan dari perubahan itu adalah ketika musim berganti banyak alasan yang membuatku berpikir aku harus takut saat musim berganti. Saat aku melewati ruang tamu mataku menatap sesuatu yang membuatku berhenti untuk mendekatinya dan menatapnya.

“Aku rindu”

Aku menaruh kembali benda tersebut lalu berjalan keluar untuk mengunjungi seorang kenalan dia tinggal di sebuah tempat yang jauh dari rumahku. Menaiki bus kota aku bisa melihat pemandangan kota ini

‘And when the seasons change’
Lagi-lagi lirik itu terngiang di kepalaku, membuatku mengingat semua yang sudah terjadi selama beberapa tahun ini setelah MUSIM BERGANTI. Dari arah luar aku dapat melihat salju mulai mencair, sebentar lagi kota ini akan menyambut musim baru. Jujur di lain sisi aku senang namun di lain sisi aku juga takut jika musim berakhir dan berganti. Aku turun dari bus lalu mulai berjalan kearah rumah.

“Akhirnya kamu sudah sampai juga”
“Halo”
Aku mendapati kenalanku sekarang dirinya hanya tinggal sendirian. Ketika aku bertanya kepadanya apakah dirinya kesepian dia menjawab tidak. Meski musim berganti dirinya percaya bahwa ada satu hal yang tidak berubah dan itu akan selamanya. Awalnya aku tidak mengerti itu karena kalimat yang dia buat seperti teka-teki yang menanti untuk diselesaikan. Tapi kini saat menuju pulang aku mengerti.

Beberapa hari kemudian salju sudah menghilang sekarang semuanya berubah yang menandakan musim telah berganti begitu juga dengan hidup setiap tahun, setiap hari, setiap detik semuanya tidak akan sama karena semuanya berjalan untuk terus berubah. Kini aku menatap sebuah batu nisan yang bertuliskan nama kenalanku. Seharusnya aku tahu ketika dia minta aku untuk menjenguknya itu adalah pertemuan terakhir kami sebelum musim berganti.

“Aku harap kau bahagia”

Cerpen Karangan: Shofa Nur Annisa Deas
Blog / Facebook: Shofa Deas

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 24 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Musim Berganti merupakan cerita pendek karangan Shofa Nur Annisa Deas, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Khairul A.El Maliky

Aku masih tidak percaya dengan apa yang telah aku alami. Tiba-tiba aku bangun dari tidurku dan naik ke dek kapal, lalu seolah sebuah kejadian ajaib, kapal yang aku naiki




Oleh: Fenty Ariyani

Angin malam menyambut, membalut pori-pori kulitku. Mengantar pada rasa yang sangat kukenal, bahkan sudah menjadi sahabat karibku. Malam ini seperti biasa aku berkumpul dengan teman-temanku. Malam bagaikan surga bagi




Oleh: A.Putri Kusumawardani

Pada tanggal, 5 Mei 2012. Aku dan seluruh teman sekelas ku yakni kelas 6, kami sangat gembira sekaligus kami gugup, karena 2 hari lagi akan diadakan UJIAN NASiONAL. Guru–guru




Oleh: Mr. I

Butiran air memenuhi dedaunan di halaman rumahku. Cahaya pagi menyongsong dari ufuk timur, udara yang sedikit berkabut, serta sejuknya angin pagi menemani pagiku ini. Tanpa teman, tanpa sahabat. Aku




Oleh: Vingt7

Tampak dari kejauhan seorang laki-laki berjalan menggotong seikat eceng gondok. Tampak terlalu berat untuk laki-laki bertubuh kecil itu. Tingginya hanya kurang lebih 160 cm. dengan kaki dan lengan yang



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: