8 tahun cerpenmu

Cerpen My Story

Spread the love

Cerpen My Story





Cerpen Karangan: Exsyahra
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi

Lolos moderasi pada: 26 June 2022

Cerita ini berawal dari kisah nyata yang telah dimodifikasi. Seperti kebanyakan orang, aku juga pernah mengalami masa-masa tersulit dalam hidup ini. Ketika semesta begitu tidak mendukung apa yang engkau lakukan. Ketika kita berada pada klimaks permasalahan.

Dunia seperti bungkam untuk memberikan solusi dari permasalahanmu. Seperti mendadak tidak bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi. Seperti sengaja tidak mendengarkan jeritan isi hati. Merasa betapa kejamnya dunia menggerus hidupmu. Merenggut segala kebahagiaanmu.

Keluarga yang awalnya baik-baik saja, damai tentram, tiba-tiba diterpa badai yang bergejolak dan terus terombang-ambing hingga akhirnya runtuh. Karena tidak ada alasan untuk mempertahankan sebuah cinta yang terlanjur ternodai.

Ketika aku mulai berfikir bahwa kehidupan sudah tidak berarti, hingga menyalahkan Tuhan, aku bertemu dengan seseorang. Seseorang itu yang mengubah pikiranku dan menuntunku menemukan sebuah jati diri. Engkau lalu memutuskan untuk (tidak) berhenti mengikuti kisahku ini.

AWAL MULAKU
Ini ceritaku, aku lahir di Banyumas pada hari rabu tanggal 2 juli 2003, aku di perut ibu selama 9 bulan. selama mengandung ibuku bekerja di sekolahan sebagai pegawai tata usaha untuk menyukupi kebutuhanku, sedangkan ayahku kerjanya masih belum tetap.

Waktu aku di kandungan aku sering dibawa jalan-jalan menggunakan motor bersama ibuku. ibuku dalam mengandungku kurang suka meminum susu dan lebih suka makan pecel wkwk tapi ibuku sangat sayang dalam menjagaku.

Masa muda ayahku sering bermain voli dan dia ahli dalam bermain, dan juga sering mengikuti turnamen turnamen diberbagai daerah dan hasilnya memuaskan dan memgharumkan nama desanya. Ayahku dikenal banyak orang karena dia pintar dalam mensmash dalam voli.

Selain ahli dalam voli, Ayahku juga ahli dalam bermain bulu tangkis sampai sampai dia juara dan mendapakatkan hadiah raket yang bagus dan sampai saat ini masih ada. Aku sangat bangga kepada ayahku atas prestasi dan perjuangan yang sudah dilakukan.

Setelah aku 9 bulan di kandungan, ibuku melahirkan aku lahir lahir di rumah bu bidan dan langsung keluar tanpa berlama lama. dan alhamdulilahnya aku lahir dengan kondisi normal.

Setelah aku lahir ibuku cuti bekerja dan ayahku yang mencari kerja dan akhirnya diterima kerja di pegawai sensus di purwokerto, dan setiap harinya ayahku dilaju bolak blaik purwokerto–plangkapan.

ARTI SEBUAH NAMA
Aku diberi nama oleh kedua orangtuaku dengan nama “nadya exsyahra tafrinda sari” yang artinya harapan yang indah dan orangnya setia wkwkw.

Mungkin banyak orang bilang namaku itu susah dan panjang tetapi ada juga yang bilang keren dan gaul. Aku bersyukur terlahir dengan nama pemberian orangtuaku yang sangat baik, peduli dan kasih sayang yang begitu besar.

Setelah ayahku mendapatkan kerja yang menetap, ibuku keluar dari pegawai TU di sekolahan, karena ingin fokus merawatku saja.
Waktu kecil aku sering ditinggal di rumah sendiri dengan ibuku, karena ayahku kerja bersensus penduduk dari kota ke kota bahkan desa ke desa yang terpencil dan harus menginap disana beberapa hari. Ibuku meminta tetanggaku yang perempuan untuk menemani tidur diwaktu malam karena takut hanya berdua saja.

Aku mempunyai kakak tiri yang berbeda ayah, ayah dari kakak tiriku sudah meninggal dan ibuku menikah lagi dan dikaruniai anak satu yaitu aku. meskipun kakak tiri, kakakku sangat baik dan sayang kepadaku dan menganggap aku seperti adik kandungnya.

Kakakku dari kecil dirawat oleh nenek dan kakek dari ibuku jadinya lebih deket dengan si embah daripada ibuku tetapi kakaku sangat menyanyangi ibuku dan ayah tirinya dengan penuh perhatian.

Aku tinggal di desa plangkapan saat kecil sampai sekarang. Aku sangat nyaman dan bangga terhadap desaku plangkapan meskipun desa itu kecil tapi buatku nyaman dengan teman teman dan tetangga yang baik dan ramah. Meski ibuku asal dari desa buniayu tetapi ibuku mudah berbaur dengan lainnya dan nyaman di desa plangkapan.

Waktu aku umur 1 tahun lebih aku baru bisa berdiri, dan ayahku masih bekerja sebagai sensus dan masih sering meninggalkan aku dan ibuku. Tetapi aku sanggat bangga kepada ayahku demi aku dia harus berbanting tulang ke kota kedesa untuk melaksanakan kerjanya.

Setelah menanjak 3 tahun aku sering ditinggal oleh orangtua ayahku pergi kerja sedangkan ibuku kadang ke sawah atau ke rumah nenek, dan aku dititipkan ke tetangga, dan aku bermain dengan anak tetangga sebelah untuk mengisi hari hariku.

Saat kecil aku berkeinginan untuk menjadi seorang polwan dan harapanku itu ingin terwujud untuk membanggakan kedua orangtuaku, dan setiap ditanya orang lain aku menjawab cita citaku ingin menjadi polwan, namun sekarang berubah keinginan.

Setelah aku umur 5 tahun aku masuk sekolah TK Nurul islam di desaku plangkapan yang jaraknya lumayan jauh dari rumahku dan mengendarai sepeda kesana.
Aku dari kecil sudah dilatih untuk mandiri dan berani, tapi aku gak pernah mengeluh dengan semua ini, karena ini awal dari perjuanganku.

Aku dari TK situ aku banyak mendapatkan pengalaman seperti ikut lomba lomba dikecamatan menjadikan aku untuk melatih keberanian dan kemandirian.

Dari situ orangtuaku bangga kepadaku disisi lain aku senang sekolah disana teapi juga aku sering mengalami konflik dengan teman seperti berantem dan saling menjelek-jelekan tapi saat itu aku masih pendiam dan sering menangis ketika bertikai dengan temannya sampai sampai mengadu keorangtua masing-masing.

Temanku yang berjauhan dari rumahku membuatku kadang berbeda pemikiran dan yang membuat aku berantem di sekolah TK.

Dari situ aku mengambil pelajaran untuk bisa saling menghargai dan mengerti antar sesama dan juga aku melatih keberanian dengan perisitiwa ini.

Cerpen Karangan: Exsyahra


Cerpen My Story merupakan cerita pendek karangan Exsyahra, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Prap

Bekerja jauh dari keluarga dan orangtua menjadikanku cowok yang bebas dan bertingkah seenaknya, walaupun di kalangan teman-temanku sekerjaan aku dianggap yang paling sopan, yah mungkin itu didikan dari orangtuaku




Oleh: Faisal Harris

Februari 2014 Aku sedang bingung mencari-cari tempat untuk Prakerin (magang). Namaku adalah Faisal Harris, siswa kelas XI salah satu SMK swasta di Banjarmasin. Aku masuk dalam daftar angkatan III.




Oleh: Nabila Azahro

Hai namaku Nabilah Azahro, cukup panggil Aza saja. Aku bersekolah di Min Pelaihari. Pada hari Senin (Tanggal 20 juni 2016) pada jam 4 subuh terdengar suara orang menangis, pada




Oleh: Febby Derivy Avisya

Waktu itu aku sedang ada masalah dengan kelasku. Murid di kelasku mengejek aku semua. Nyesak bukan? Aku buat di Personal Message -PM- bbm aku “Pengen keluar dari kelas!” Kemudian,




Oleh: Najma Avriela Munandar

Hai namaku eka, aku punya sahabat namanya nia, nia adalah sahabat terbaikku dari kelas 5 SD sekarang, aku dan dia beda sekolah dan jarang bertemu, tapi jarak tak memisahkanku



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: