8 tahun cerpenmu

Cerpen Takdir yang Terubah

Spread the love

Cerpen Takdir yang Terubah





Cerpen Karangan: Aisyah Mahira
Kategori: Cerpen Kehidupan

Lolos moderasi pada: 2 May 2022

Di sebuah desa yang terpencil sam terpelosok, Hiduplah dua orang gadis serta ibunya yang telah tua renta. Ayah gadis itu telah meninggal saat usianya masih 5 tahun. Saat ditinggal mati oleh suaminya, sang ibu hanya bekerja di rumah alias ibu rumah tangga.

“Ibu, Siti mau susu..” pinta gadis itu.
“Maafkan ibu, nak. Ibu cuma punya uang 10 rebu, Ibu nak beli beras dulu ya nak.. Beras kita habis” jawab Ibunya pilu.

Memang, setelah ditinggal mati oleh suaminya dan menjadi janda yang memiliki 2 orang gadis, hidupnya semakin susah. Janda itu harus bekerja sebagai penjual ikan asin yang penghasilannya tak pasti. Kadang banyak, kadang sedikit. Saat tak memiliki uang untuk membeli beras, mereka terpaksa harus memakan ubi yang hanya mampu menegakkan tulang punggung mereka.

Nasib memang, sejak muda, ia menggantungkan diri pada sang suami karena titahnya, sedangkan ia hanya mengurus kedua gadisnya di rumah. Tak disangka, hal itu malah membawanya ke kehidupan yang tak mengenakkan di suatu hari setelahnya.

“Wati sayang.. kau urus anak saja ya. Biar aku yang kerja” kata suaminya kala itu.
“Iya sayang..” jawab Wati.

Percakapan itu yang disesali oleh Wati. Kini hidupnya sengsara. Apalagi setelah suaminya meninggal, anak gadisnya yang kedua yang bernama Wida sakit-sakitan. Karena biaya yang tidak mencukupi-bahkan untuk sekedar hidup- akhirnya Wida tidak dibawa ke rumah sakit.. Karena peralatan dan obat-obatan yang tidak mencukupi, akhirnya Wida pun meninggal. Hidup janda itu semakin hampa.. ditinggal mati oleh suaminya.. Lalu ditinggal mati juga oleh anaknya.

Hingga suatu saat, takdir hidup sengsara itu berakhir dengan datangnya bantuan dari walikota pimpinan kota dari kota ke rumah janda itu yang terletak di desa. Mereka menyerahkan bantuan sebesar 5 juta, 4 juta untuk modal usaha jajan-jajanan, serta 1 juta untuk bantuan hidup. Utusan walikota itu menyampaikan janji bapak walikota untuk selalu memberi bantuan pada janda satu anak itu. Janda itupun terubah hidupnya.. dari yang sengsara menjadi cukup.

Cerpen Karangan: Aisyah Mahira
Hi..
Kalian boleh mengunjungi akun instagramku
@Aisyahtaqiya._

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 2 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Takdir yang Terubah merupakan cerita pendek karangan Aisyah Mahira, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

Google+


” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Kunti Zakiyah

Mataku berbinar-binar, sangat senang mendengar rencana Masku-Mas Ardy. Aku tidak bisa berhenti untuk tersenyum bahagia. Kutatap Mas Ardy, aku sangat bahagia. Seketika Mas Ardy beringsut dari tempat duduknya, mempersilakanku




Oleh: Tri Mulyati

Aku terhenyak tak percaya mendengar kalimat yang diucapkan Windu, adikku. “Yu, mohon restunya, minggu depan aku akan melakukan operasi pergantian kelamin,” katanya seperti sebuah bom di telingaku. Aku tahu




Oleh: Fadlin S.Pd

Lemparan senyum memikat selalu mencuat dari bibir merona Alexa Samantha saat ia memerankan aksi nakalnya. Tak ayal kecantikannya selalu menghipnotis para kaum adam yang berhidung belang. 13 tahun Alexa




Oleh: Asep Kurniawan

14 September 2006. Azan subuh berkumandang, meneriakkan gema ta’zim untuk melakukan kewajiban menghadap sang kuasa. Gema tersebut terngiang di telingaku, mengumandangkan suasana ridho dan ikhlas dalam menghadapi hidup. Setengah




Oleh: De Nura

Pagi yang tak begitu bersahabat denganku. Matahari rupanya sedang tak bersemangat menyinari hari di sabtu pagi ini. Langit tak begitu cerah mengulas warna yang kurang menarik untuk dilihat olehku.



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: