8 tahun cerpenmu

Cerpen Warna Nila

Spread the love

Cerpen Warna Nila





Cerpen Karangan: Shofa Nur Annisa Deas
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)

Lolos moderasi pada: 30 April 2022

Nila adalah salah satu warna dari tujuh warna pelangi setidaknya itulah yang Losya yakini setiap dia mengingat pelangi. Beberapa orang merasa Nila itu bukan warna dari pelangi sedangkan yang lain percaya nila itu adalah bagian dari warna pelangi.

Saat ini Losya sedang menulis sesuatu di buku catatanya hingga dirinya menerima surat dari sahabat sekaligus sepupunya yang sekarang sudah pergi dan tinggal bersama suaminya. Benar satu bulan yang lalu dia sudah menikah yang membuat Losya senang karena dia sudah menemukan kebahagiaannya sedangkan di lain sisi Losya merasa sedih karena sekarang dirinya harus berpisah dengan dia yang sekarang membuat Losya menjadi satu-satunya keluarga di rumah itu.

Losya sedang berpikir apa yang terjadi pada rumahnya saat dirinya harus menikah dan tinggal bersama suaminya meninggalkan rumah yang sudah lama ia tinggali dan menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupnya. Rasanya campur aduk saat meninggalkan sesuatu yang benar-benar sudah menjadi bagian dari hidup.

Losya keluar dari rumahnya menuju ke kotak surat yang berada di depan rumahnya di dalam kotak itu Losya menerima surat setelah membacanya Losya kembali ke ruangannya kembali terduduk sembari memikirkan inspirasi Lukisan kali ini namun tetap saja sekeras apa pun dalam berpikir inspirasi tidak mudah datang yang membuat Losya hanya bisa menghelakan nafas lalu pergi dari ruangannya.

Keesokan harinya Losya pergi ke pasar untuk mencari cat lukisan hingga matanya memerhatikan sebuah kios dimana ada seorang wanita yang menjual sebuah pita, Losya berjalan kearahnya.

“Pilihan yang bagus”
“Bukankah ini warna Nila?”
“Benar”
“Tapi warna ini terlihat seperti warna ungu”
“Benar, tapi mereka berbeda”
“Berbeda? Bagaimana bisa?”
“Walaupun memiliki kesamaan namun akan selalu ada perbedaan. Karena itulah warna Nila berbeda dengan warna ungu karena dia memiliki ciri khasnya sendiri”
“Aku beli”

Losya pamit lalu pergi dari pasar. Nampaknya kali ini Losya belajar bahwa memang di dunia ini semuanya diciptakan untuk bersama dengan beberapa perbedaan sebagai ciri khasnya tersendiri.

Beberapa hari kemudian Losya keluar dari gedung Arsni menunggu Kugi karena katanya Kugi ingin membawanya pergi untuk berkunjung ke sebuah teater. Saat sedang menunggu Losya mengeluarkan pita yang memiliki Warna Nila lalu memasangnya di rambutnya.

“Warna yang bagus”
“Tentu saja, seleraku bagus tahu”
Mereka berdua tertawa lalu segera pergi dari Arsni.

“Enam dari tujuh warna pelangi sudah selesai”

Cerpen Karangan: Shofa Nur Annisa Deas
Blog / Facebook: lovinpluie

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 30 April 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Warna Nila merupakan cerita pendek karangan Shofa Nur Annisa Deas, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

Google+



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Manescha Priyangka

Di sekolah Merli ada anak baru, lalu Merli menceritakan hal itu pada kakaknya. Topik yang sama Merli ungkapkan lagi di sekolah bersama dengan teman-temannya, semacam gunjingan ibu-ibu arisan. “hari




Oleh: Qammara Frilia Musaratin

Tutur kata yang lembut terkadang menutupi kemunafikan seseorang, tidak berbuat jahat terang-terangan melainkan menyergapmu secara diam-diam. Dia mulai merasuk ke dalam tiap urat nadimu dan membiarkanmu menikmati hangat rasukannya.




Oleh: Denny Permana Siregar

Cerita ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki berumur 13 tahun yang tinggal di Desa Silver Roy. Ia bernama James Mako. Ia telah ditinggal orangtuanya sejak kecil. Meskipun begitu, ia




Oleh: Fitri Trafford

Namaku Ran Junpei. Liburan semester ini aku sangat beruntung, mungkin, di karenakan ayahku memberiku sebuah tiket travel menuju Madrid. Aku sungguh kegirangan ketika beberapa lembar mendarat di tanganku. “Ayah,




Oleh: Orga

Sejak baru bisa berjalan, aku percaya seseorang akan mencintaiku apa adanya. Namanya Julia. Sejak kecil kami selalu bermain bersama, makan bersama, bahkan jalan-jalan bersama. Aku yakin, bahwa Julia disiapkan



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: