8 tahun cerpenmu

Cerpen Zombie Apocalypse (Kiamat Zombie)

Spread the love

Cerpen Zombie Apocalypse (Kiamat Zombie)





Cerpen Karangan: Fajar Laudzza Malik Bahari
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)

Lolos moderasi pada: 31 July 2022

Pagi ini arthur sudah rapi sekali siap berangkat sekolah, aku sangat senang melihat wajah mungil nan imut adikku ini, dia adalah anak yang ceria dan juga baik hati, aku bersyukur punya adik seperti arthur.

Etdah lupa kenalin diri sendiri gara-gara asik ngomongin orang lain. Baik namaku charoline, aku dua puluh dua tahun, aku anak dari ibu charol dan putri dari bapak mizwar, ibuku orang amerika sedangkan ayahku orang indonesia. Kami memilih tinggal di Amerika saja karena ayahku bekerja di sini, kami adalah keluarga yang sangat bahagia dan hidup sangat-sangat berkecukpan, hari-hari kami dipenuhi senyuman dan canda tawa.

Pagi ini aku telah berada di mobil bersiap berangkat kuliah, sembari menunggu adik bungsuku lepas dari ciuman ibu, dia memang terlalu menggemaskan hingga ibu tak kunjung melepas ciumannya dari pipi tembem arthur, aku hanya bisa tertawa melihat arthur yang berontak minta dilepaskan.

Sekarang waktu menunjukan pukul 7 am, aku terlebih dahulu mengantar arthur ke sekolahnya baru melanjutkan perjalanan ke kampus, sesampainya di kampus aku telah disambut oleh teman-temanku semua, aku pokoknya sangat bahagia dengan ini.

Semua mata kuliah telah usai namun aku masih ingin bermain dengan sahabatku, lantas kami pergi ke club malam dan berpesta ria di sana sambil tertawa terkekeh-kekeh.

Setelah malam yang menyenangkan usai aku kembali ke rumah dengan senang hati dan tidur nyenyak sambil berharap besok akan seperti hari ini lagi.

Kriiiiiiiiiiiiing… kriiiiiiiing…
Suara jam weker yang keras membangunkanku dari tidur dan bergegas untuk kuliah serta mengantar arthur.

Kehidupanku sangat bahagia sekali hingga suatu kejadian membuatku mengingat kembali hal yang telah terjadi di masa lalu.

Pagi ini aku baru saja usai mengantar arthur adikku ke sekolahnya, lalu melanjutkan perjalanan seperti bisa ke kampusku, tapi sial sekali saat aku sampai di kampus dan hendak turun dari mobil aku terpeleset, kepalaku terbentur hebat hingga membuatku pusing tujuh keliling, aku sangat kesakitan dan diantara sadar dan tidak sadar memori yang sangat menyeramkan terputar di ingatanku, aku seperti melihat semua temanku saling berkelahi dan saling menggigit satu sama lain seperti binatang buas di sana, aku melihat diriku berlari menjauh dari mereka dan melompat ke mobil dan tancap gas di jalanan yang sepi, kulihat keadaan kota sangat hancur, banyak orang yang saling menggigit satu sama lain, entah apa yang merasuki mereka hingga mereka tega main gigit-gigitan (joget dulu, suara gagaknya kalian jangan lupa) jujur saat itu aku takut dan panik, aku langsung menjemput adikku.

Ternyata dia sudah sama seperti orang-orang yang kulihat tadi, begitu pula saat aku sampai di rumah, aku tak berani turun dari mobil dan lari ke goa di taman satwa. Aku tak tau semua seperti mimpi buruk bagiku.

Saat aku merasa sudah cukup membaik aku berdiri dari jatuhku tadi yang membuat otakku memutar memori yang sangat mengerikan itu, lantas aku berdiri dan melihat keadaan sekeliling, “mana teman-temanku?” ucapku, sekeliling terlihat sunyi, bau anyir darah sangat tercium pekat di kampusku dan di kampus, juga banyak organ tubuh manusia yang berserakan.

Aku ketakutan dan berlari ke dalam mobil dan segera pulang, keadaan perjalanan pulang sangat mengerikan, banyak bangkai-bangkai manusia yang sudah mengering dan busuk bergelimpangan di jalanan.

Sesampai di rumah keadaan rummahku sangat menkutkan, rumahku sudah ditumbuhi rerumputan liar hingga menutupi seluruh ruangan di rummah ini. Aku tersadar ternyata kebahagiaan, teman-teman, adik serta orangtuaku hanya halusinasiku saja, ternyata aku selama ini hanya berhalusinasi, semenjak peristiwa mengerikan itu terjadi semua orang sudah meninggal dan aku tinggal di rumah yang mengerikan selama ini sendiri, dan aku adalah satu-satunya orang yang selamat dari peristiwa itu.

Cerpen Karangan: fajar laudzza malik bahari
Blog / Facebook: ig:fajar_laudzza
heehe.. kebali lagi sama aku fajar laudzza malik bahari sorry ya kalo cerita nya gaje trus garing gitu…


Cerpen Zombie Apocalypse (Kiamat Zombie) merupakan cerita pendek karangan Fajar Laudzza Malik Bahari, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

WhatsApp



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: 66Heavenese

Jam kuno itu berdentang 12 kali. Bunyinya melambung ke seluruh sudut rumah, menggetarkan kaca- kaca di dekatnya. Itulah suara jam kuno yang ada di menara belakang rumah. Setelah bunyi




Oleh: Radya Tristan Bagaskara

Pada saat pergi ke Louiseville, Lucinda mengajak Jonathan untuk melakukan pertandingan bowling. Dengan wajah yang licik, Lucinda melakukan gerakan mematikan untuk menjatuhkan beberapa sasaran hingga jatuh semua. Jonathan yang




Oleh: Katrin Kim

“Ini ramuan keabadian?” tanya Andre kepada pria bersetelkan kemeja dan jas putih itu. Umurnya mungkin sudah setengah abad, tapi wajahnya masih segar. Andre benar-benar tidak percaya sambil memegang botol




Oleh: Sanniucha Putri

“Hai mama.. Aku merindukanmu… kenapa aku tidak bisa melihatmu? Setidaknya hadirlah dalam mimpiku. Aku benar-benar merindukanmu. Aku ingin memelukmu, mama. Jawab ma! Mama tidak pernah membalas suratku.. mamaaa!!!” Sudah




Oleh: Thalita Viona Zahra

Di dunia tulisan, hiduplah sebuah Titik dan Garis Hitam. Mereka berdua sudah lama bersahabat. Pada suatu hari, Garis Hitam berkata pada Titik, “Titik, sudah lama aku ingin mengatakan ini



8 tahun cerpenmu



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: